TERASJABAR.ID – Fakta baru terungkap dari seorang bapak-bapak yang dikejar oleh oknum Jakmania di Stasiun Kereta Api Jatinegara karena memakai kaos Persib ternyata seorang disabilitas.
Melihat dari unggahan akun X @TukangKomporin, ada dua video yang diunggah oleh akun tersebut.
Video pertama menunjukan seorang bapak yang memakai kaos Persib sedang dikejar oleh oknum Jakmania.
Nampak dalam video tersebut bapak itu dikermuni oleh oknum jakmania dan nampak juga ada seperti tindakan kekerasan yang dilakukan.
Kemudian si bapak terlihat kabur dengan menyebrangi rel dengan muka yang was-was.
Lalu pada video kedua memperlihatkan pria yang diduga merupakan sosok bapak-bapak yang menggunakan kaos persib di stasiun kereta.
Tampak korban terduduk lesu di kursi panjang sembari memberikan isyarat letak luka yang ia derita usai dikeroyok.
Tak bisa berbicara dan mendengar, korban kabarnya merupakan warga Bogor yang tinggal di kawasan Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
- Hari ke-4 Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan 9 Bodypack, Total yang Dievakuasi 48 Jasad
- Viral, Ini Perbedaan Mencolok Gaji Pekerja SPPG/MBG dengan Perangkat Desa dan Guru Honorer
- Tahun 2026, Kemendikdasmen Lanjutkan dan Perkuat Komitmen Kesejahteraan bagi Guru Non-ASN
- KAI Terus Siapkan Angkutan Lebaran 2026, Tiket KA Reguler Sudah Dapat Dipesan Sesuai Skema H-45
- IHSG Ditutup Menguat 4,90 Poin ke Posisi 8.980,23 Selasa 27 Januari 2026, Ini Pemicunya
“Inilah Bapak Bapak Yang Mengunakan Kaos Persib Yang Menjadi Korban Pengeroyokan Supporter Jakmania Di Stasion kereta Api Bapak Tersebut Ternyata Tuna Wicara” ujar akun X Tukang Komporin
Peristiwa itu pun lantas ditanggapi oleh pihak dari KAI Commuter Indonesia (KCI).
Dalam keterangan resmi KCI, terungkap awal mula pria berjersey biru dikeroyok.
Ternyata korban mengaku tidak tahu adanya pertandingan antara Persija Vs Persib di Stadion Patriot Candrabagha pada hari Minggu kemarin.
Jadi korban pengeroyokan, korban pun segera diamankan guna perawatan.
Rupanya korban banyak mengalami luka di wajahnya.
Berikut videonya















