TERASJABAR.ID – Ketua Komisi V DPRD Jabar H. Yomanius Untung, S.Pd., M.M., mengimbau umat Muslim Indonesia –khususnya di Jabar– agar memundurkan jadwal keberangkatan umroh ke Tanah Suci, terkait suasana Timur Tengah (Timteng) yang memanas.
“Jadi bukan melarang untuk menjalankan ibadah umroh yaa, melainkan lebih kepada asas kehati-hatian di tengah perang yang tengah berlangsung antara Iran di satu pihak versus Amerika Serikat dan Israel di pihak lainnya,” kata H. Untung, kepada media, di Majalengka, Jumat (6/3/2026).
Boleh jadi secara teknis akan ada kerepotan untuk mengurus rescheduling jika itu sudah terjadwal di biro perjalanan umroh. “Namun saya yakin perusahaan penyelenggara umroh pun turut memikirkan masalah ini. Tapi bagi jemaah yang akan melakukan umroh mandiri, itu akan lebih mudah, karena tinggal rescheduling ke maskapai penerbangan,” jelasnya.
H. Untung mengakui, banyak di antara umat Muslim di Jabar yang memilih umroh di akhir Ramadhan, karena berharap pahala yang besar di sepuluh hari terakhir Ramadhan atau I’tikaf. “Saya yakin niat dan pahalanya sudah didapatkan. Namun demikian, menghindarkan diri dari bahaya juga adalah perintah Allah. Jadi ada baiknya dipikirkan lagi matang-matang sebelum memutuskan untuk berangkat,” kata legislator Partai Golkar dapil Sumedang-Majalengka-Sumedang ini.
Bagi Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini, keselamatan umat adalah prioritas utama. “Saya juga berharap pemerintah bisa segera mengambil langkah agar ribuan jemaah yang saat ini tertahan dan belum bisa pulang dari Tanah Suci. Karena semakin lama di sana kan harus mengeluarkan dana pribadi yang tak sedikit,” katanya.*

















