TERASJABAR.ID – Timnas Indonesia baru saja menelan pil pahit setelah dihancurkan Australia dengan skor telak 5-1 pada laga matchday ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium pada Kamis sore, pukul 16:10 WIB.
Laga ini menjadi debut yang menyakitkan bagi pelatih Patrick Kluivert. Namun, dengan laga berikutnya melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 Maret 2025, Skuad Garuda memiliki kesempatan emas untuk bangkit dan membuktikan diri.
Timnas Indonesia memasuki laga dengan harapan tinggi di bawah arahan Patrick Kluivert, yang menerapkan formasi 4-3-3 untuk mencuri poin di kandang Australia. Namun, mimpi itu cepat sirna. Australia membuka keunggulan melalui penalti Martin Boyle di menit ke-18, diikuti gol cepat Nishan Velupillay dua menit kemudian.
Jackson Irvine menambah keunggulan di menit ke-34, membuat skor menjadi 3-0 di babak pertama. Babak kedua tak jauh berbeda; Lewis Miller (menit 61) dan gol kedua Irvine (menit 89) memastikan kemenangan telak, meskipun Ole Romeny sempat mencetak gol hiburan untuk Indonesia di menit ke-77.
Kekalahan ini menjadi yang terbesar bagi Indonesia di putaran ketiga setelah sebelumnya kalah 0-4 dari Jepang pada November 2024 di era Shin Tae-yong.
- Dalla Bona Ungkap Awal Kariernya di Chelsea: “Saya Kabur dari Atalanta”
- Darurat Lini Tengah, Napoli Incar Gelandang MU Kobbie Mainoo
- Pertarungan Puncak Emosi di Monte Carlo: Saat PSG On Fire, Monaco Perlu Keajaiban
- Ini Kabar Baik dan Buruk bagi Barcelona Jelang Laga Lawan Deportivo Alaves
- Atletico Madrid Tersandung, Ulah Suporter Berujung Denda
Pertahanan Indonesia tampak rapuh, kehilangan koordinasi tanpa Justin Hubner yang absen akibat skorsing, sementara lini serang gagal memanfaatkan peluang. Debut Kluivert pun langsung diwarnai kritik tajam dari suporter, dengan tagar #KluivertOut menggema di media sosial.
Ketum PSSI, Erick Thohir mencurahkan isi hatinya lewat sosial media pribadinya. Erick tahu betul, kekalahan tersebut memberatkan langkah Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Erick tapi berjanji akan terus memberikan dukungan. Pun masih tersisa tiga laga lagi, Erick bilang peluang untuk lolos masih ada!
“Saya tetap dukung Tim Nasional sepak bola Indonesia di saat kalah ataupun menang. Karena saya mencintai bangsa ini seutuhnya,” ujarnya.
“Saya akan tetap kerja keras membangun Tim Nasional ini untuk menembus Piala Dunia. Kepada para pemain, tetap tegakkan kepala kalian. Peluang itu masih ada,” tutup Erick Thohir.


















