“Pemerintah akan terus melakukan upaya sebaik mungkin. Targetnya jelas, petani untung, konsumen tersenyum,” ucapnya.
Sebagai barometer harga hortikultura nasional, Pasar Induk Kramat Jati memiliki peran strategis dalam pembentukan harga di berbagai pasar turunan di wilayah Jabodetabek.
Dengan tambahan pasokan yang terjadwal dan terkoordinasi, diharapkan tekanan harga akibat lonjakan permintaan dapat segera mereda.
Kementan akan terus melakukan pemantauan harian terhadap perkembangan harga dan arus distribusi cabai rawit merah, serta memperkuat koordinasi lintas daerah guna memastikan kelancaran pasokan.
Gerakan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga pangan strategis sekaligus melindungi kepentingan petani dan masyarakat.***

















