Forum ini menjadi bagian dari komunikasi pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan SDM sivitas akademika, penyediaan sarana prasarana, dan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa arah kebijakan Presiden menjadi kompas bagi Kemdiktisaintek dalam memperkuat peran pendidikan tinggi sebagai motor penggerak perubahan dan pembangunan nasional.
Arahan tersebut juga menjadi dasar dari visi Diktisaintek Berdampak yang terus digaungkan.
“Bapak Presiden mengajak kita bersama-sama merefleksikan apa yang sudah bisa kita berikan kepada masyarakat, bangsa, negara, dan bagaimana perguruan tinggi dapat mengambil peran yang penting dalam pembangunan Indonesia. Perguruan tinggi harus mampu mencetak SDM yang mumpuni secara kapasitas dan kapabilitas, berintegritas, nasionalis, dan keberpihakan yang besar kepada masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Brian.
Mendiktisaintek juga menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekosistem riset nasional agar lebih berdampak bagi pembangunan.
Kemdiktisaintek mendorong riset perguruan tinggi yang berorientasi pada inovasi dan solusi nyata, sejalan dengan kebutuhan strategis bangsa.
“Bapak Presiden juga menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi hingga Rp4 triliun. Ini menjadi suatu gambaran betapa Presiden memberikan amanah besar kepada perguruan tinggi, seluruh peneliti, dan seluruh guru besar untuk memiliki kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa kita,” jelas Brian.***















