TERASJABAR.ID – Diabetes dapat menyerang siapa saja, termasuk wanita. Namun, pada wanita terdapat sejumlah tanda khas yang tidak selalu dialami pria.
Oleh karena itu, penting bagi wanita untuk mengenali gejala diabetes sejak awal agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Secara umum, diabetes ditandai dengan rasa haus dan lapar berlebihan, frekuensi buang air kecil yang meningkat, serta perubahan berat badan tanpa sebab jelas.
Keluhan lain yang juga kerap muncul meliputi mudah lelah, penglihatan kabur, mual, dan luka yang sulit sembuh.
Di luar gejala umum tersebut, wanita memiliki beberapa tanda khusus yang patut diwaspadai.
Salah satu gejala yang sering terjadi adalah infeksi jamur vagina berulang.
Kadar gula darah yang tinggi dapat memicu pertumbuhan jamur Candida, sehingga menimbulkan keluhan gatal, nyeri, keputihan, serta rasa tidak nyaman saat berhubungan intim.
Selain itu, infeksi saluran kemih juga lebih mudah terjadi pada wanita dengan diabetes karena urine mengandung gula yang tinggi dan daya tahan tubuh menurun.
Gejalanya bisa berupa nyeri saat buang air kecil, demam, hingga anyang-anyangan.
Diabetes juga dapat memengaruhi fungsi seksual wanita, seperti vagina terasa kering dan penurunan gairah seksual akibat gangguan saraf.
Kondisi diabetes pada wanita sering kali lebih sulit dikendalikan karena pengaruh perubahan hormon saat menstruasi, kehamilan, maupun menopause.
Penggunaan pil KB tertentu juga dapat memengaruhi kadar gula darah.
Meski demikian, diabetes tetap dapat dikontrol dengan pola hidup sehat, pemeriksaan gula darah rutin, serta pengobatan sesuai anjuran dokter.
Jika muncul gejala mencurigakan, segera konsultasikan ke tenaga medis.-***

















