TERASJABAR.ID – Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas inisiatif pendirian Sekolah Rakyat yang hingga saat ini telah terwujud di 166 lokasi di berbagai daerah.
Program tersebut ke depan ditargetkan berkembang menjadi 500 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia.
Mori menilai kebijakan ini sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta kelompok yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan formal.
“Ini langkah besar dan sangat strategis. Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara hadir untuk anak-anak yang paling membutuhkan. Sekolah Rakyat adalah simbol keadilan sosial di bidang pendidikan,” ujar Mori, seperti ditulis Parlementaria pada Rabu (14/01/2026).
Menurutnya, langkah yang diambil Presiden Prabowo merupakan kebijakan strategis dan berani, sekaligus mencerminkan komitmen kuat terhadap prinsip keadilan sosial di bidang pendidikan.
Ia meyakini, keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah, sekaligus membekali generasi muda dengan kemampuan dan daya saing yang lebih baik agar mampu berkontribusi bagi pembangunan daerahnya masing-masing.
Lebih lanjut, Mori berharap pembagian target 500 Sekolah Rakyat dilakukan secara adil dan proporsional.
Ia secara khusus mendorong agar wilayah Pulau Sumbawa, terutama daerah Bima dan Sumbawa, mendapat prioritas karena masih tingginya kebutuhan akses pendidikan di kawasan tersebut.
Selain itu, ia mengajak pemerintah daerah untuk bersikap proaktif dengan menyiapkan lahan, memutakhirkan data anak putus sekolah, serta memperkuat dukungan sosial agar program Sekolah Rakyat dapat segera berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, kesempatan besar ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh daerah.-***

















