terasjabar.id
Selasa, 10 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 10 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Rugikan Petani! Mafia Pangan Kuasai Gula, Negara Harus Tegas!

Eka Purwanto by Eka Purwanto
8 Sep 2025 14:38
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rugikan Petani! Mafia Pangan Kuasai Gula, Negara Harus Tegas!

Praktik mafia gula rugikan petani.

TERASJABAR.ID – Perkara menumpuknya stok gula di pabrik hingga kebijakan impor yang dinilai merugikan petani tebu dan pabrik gula lokal, disoal Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Aimah Nurul Anam.

Menurutnya, praktik mafia gula semakin memperburuk keadaan, sementara pemerintah belum mengambil langkah tegas untuk menghentikan kebocoran distribusi.

Dalam rapat kerja bersama Kemendag dan BPKN, Mufti mengungkapkan keluhan masyarakat, khususnya di Pabrik Gula Jatiroto, Jawa Timur, di mana stok gula menumpuk akibat pasar dibanjiri gula rafinasi.

Padahal, gula rafinasi seharusnya hanya untuk industri makanan dan minuman, namun kenyataannya bocor ke pasar ritel sehingga gula petani tidak terserap dan harga anjlok.

ADVERTISEMENT

“Hari ini di Pabrik Gula Jatiroto, termasuk pabrik gula di Jawa Timur, stok gula menumpuk dan tidak bisa keluar karena pasar dibanjiri gula rafinasi. Ini jelas merugikan petani dan pabrik gula rakyat,” tegas Mufti, seperti ditulis Parlementaria pada Senin, 8 September 2025.

Data APTRI mencatat, serapan gula petani musim giling 2024–2025 turun 20 persen, dengan harga hanya Rp11.000–Rp11.500/kg, lebih rendah dari HAP Rp12.500/kg.

BACA JUGA: Koperasi Merah Putih, Instrumen Pemerataan Ekonomi dari Desa untuk Bangsa

Karena itu, Mufti mendesak pemerintah segera mengatur mekanisme stok dan distribusi gula rafinasi agar tidak merusak pasar domestik.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah pusat tidak terus-menerus membebani daerah dengan skema buffer stock karena keterbatasan fiskal.

RELATED POSTS

No Content Available

Selain gula, Mufti menyinggung kebijakan impor etanol yang dinilainya kontraproduktif, sebab pabrik gula dalam negeri memiliki pasokan etanol melimpah yang justru tidak terserap.

Produksi etanol nasional mencapai 450 juta liter per tahun, namun hanya terserap 60–65 persen karena belum optimal dimanfaatkan untuk energi terbarukan maupun industri.

Mufti meminta BPKN ikut mengawasi praktik curang dalam perdagangan gula dan etanol.

Menurutnya, mafia pangan tidak hanya merugikan petani, tetapi juga membuat harga konsumen tidak stabil. Data Bapanas Agustus 2025 mencatat harga gula konsumsi Rp17.200/kg, jauh di atas HAP.

“Rakyat menjerit karena harga mahal, petani rugi karena panen tidak terserap. Negara harus hadir dan berani melawan mafia pangan,” tegas Mufti.-***

Tags: Kuasai GulaMafiaNegara Harus TegasRugikan Petani
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Next Post
Alami Luka Saat Pengamanan Unjuk Rasa, 4 Anggota Polda Jabar Naik Pangkat Luar Biasa, Ini Nama-Namanya

Alami Luka Saat Pengamanan Unjuk Rasa, 4 Anggota Polda Jabar Naik Pangkat Luar Biasa, Ini Nama-Namanya

Nikmat dan Bergizi! Ini Rekomendasi Seafood untuk Penderita Diabetes

Nikmat dan Bergizi! Ini Rekomendasi Seafood untuk Penderita Diabetes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 Mar 2026 15:52
Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

21 Feb 2026 15:54
Duuuh, Warga Diminta Rp250 Ribu untuk Bikin KTP Elektronik

Duuuh, Warga Diminta Rp250 Ribu untuk Bikin KTP Elektronik

3 Mar 2026 19:10
Operator Produksi! PT OTTO Pharmaceutical Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Operator Produksi! PT OTTO Pharmaceutical Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

4 Mar 2026 16:53
Presiden KSPSI : THR Tidak Dibayar Kepada Pegawai Kena Sanksi Hukum

Presiden KSPSI : THR Tidak Dibayar Kepada Pegawai Kena Sanksi Hukum

0
Mudik Lebaran 2026, Ini Sejumlah Jalur Utama di Jabar yang Diprediksi Macet

Mudik Lebaran 2026, Ini Sejumlah Jalur Utama di Jabar yang Diprediksi Macet

0
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 11 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 10 Maret 2026: Ada Galeri 24 dan UBS

0
Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Minta Kasus Longsor Bantargebang Jadi Peringatan Kota Bandung

Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Minta Kasus Longsor Bantargebang Jadi Peringatan Kota Bandung

0
Presiden KSPSI : THR Tidak Dibayar Kepada Pegawai Kena Sanksi Hukum

Presiden KSPSI : THR Tidak Dibayar Kepada Pegawai Kena Sanksi Hukum

10 Mar 2026 11:49
Mudik Lebaran 2026, Ini Sejumlah Jalur Utama di Jabar yang Diprediksi Macet

Mudik Lebaran 2026, Ini Sejumlah Jalur Utama di Jabar yang Diprediksi Macet

10 Mar 2026 11:35
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 11 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 10 Maret 2026: Ada Galeri 24 dan UBS

10 Mar 2026 11:18
Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Minta Kasus Longsor Bantargebang Jadi Peringatan Kota Bandung

Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Minta Kasus Longsor Bantargebang Jadi Peringatan Kota Bandung

10 Mar 2026 08:49
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.