TERASJABAR.ID – Perekonomian pasar Cikurubuk kian hari kian Sepi Pembeli, sepinya pembeli Pemerintah Kota Tasikmalaya malah menaikan retribusi ruko pasar sebesar 80 persen, dengan naiknya retribusi ruko, ribuan pedagang mulai meninggalkan lapaknya
Kepala UPTD Pasar Resik Tasikmalaya, Deri Herlisana, membenarkan bahwa banyak kios pasar Cikurubuk mulai menutup dan meninggalkan lapaknya.
“Ya dari total 2.770 kios dan hampir 1000nlebih kios telah menutup lapaknya dan beberapa kios memajang tulisan ” Dijual dan Dikontrakan,” ujarnya. Rabu, 14/01/2026).
Kata dia, dimungkinkan keluhan ini diakibatkan naiknya retribusi ruko, ditambah kurangnya pembeli, jadi mereka gak mau rugi, yah akhirnya menutup lapaknya,”ucapnya
“Kami menghimbau kepada para pemilik kios untuk melapor kepada pemerintah kota Tasikmalaya melalui UPTD Pasar, Kalau lapak kiosnya sudah tidak dipergunakan lagi,”himbaunya
Bahkan kios-kios yang mereka tempati itu sudah memajang tulisan dijual dan dikontrakan dan itu jiga tidak diperbolehkan untuk dijual belikan, karena statusnya milik pemerintah, “ungkapnya
Hal senada dibenarkan Ketua Hipatas Pasar Cikurubuk, Ahmad Zahid, ia menyebut situasi Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya mulai sepi pembeli dan sepinya pembeli ini dipicu naiknya retribusi ruko yang semula perbulan Rp 100ribu sekarang menjadi Rp 180ribu per bulan
Bahkan keberadaan dapur MBG memengaruhi harga bahan pokok, mengakibatkan penjualan anjlok hingga 70 persen,” ujar Zahid
Sementara itu, KH. Tubagus Miftah Fauzi, mendesak pemerintah Kota Tasikmalaya untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini. “Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan semakin banyak kios yang tutup dan gulung tikar, hingga menimbulkan konflik di masyarakat,” ujarnya.
“Yah kami mendesak pemerintah kota Tasikmalaya untuk segera melakukan musyawarah dengan berbagai elemen termasuk Hipatas untuk mencari solusi permasalahan ini dan seolah-olah ada pembiaran dari pemerintah kota Tasikmalaya.
“Jika dibiarkan, maka saya siap turun mengadakan aksi demi membela para pedagang di Pasar Cikurubuk” tandasnya.***
















