TERASJABAR.ID – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung, menggelar kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait program pendidikan, khususnya mengenai beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan Reses II masa persidangan 2025–2026 tersebut berlangsung di Aula SMK PGRI Jatiwangi, Kabupaten Majalengka beberapa pekan silam.
Dalam kegiatan tersebut, banyak warga menyampaikan harapan agar program bantuan pendidikan, terutama untuk jenjang sekolah hingga perguruan tinggi, dapat diperluas.
Hal ini didorong oleh kondisi ekonomi sebagian masyarakat yang masih kesulitan memenuhi biaya pendidikan bulanan.
Yomanius Untung yang juga anggota Fraksi Golkar dari daerah pemilihan Sumedang, Majalengka, dan Subang menegaskan komitmennya untuk membuka akses pendidikan lebih luas bagi generasi muda.
“Alhamdulillah kita mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat menyalurkan beasiswa, kita dorong program itu dan didistribusikan di Majalengka. Kemudian sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dapil SMS punya tanggung jawab moral agar generasi muda kita bisa mengenyam pendidikan. “Ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat untuk menyalurkan program beasiswa kepada mahasiswa dari keluarga tidak mampu.
Menurutnya, di Politeknik Mardira tersedia sekitar 84 kuota beasiswa melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Penerima bantuan tersebut dapat menempuh pendidikan tanpa biaya hingga lulus serta memperoleh uang saku sekitar Rp800 ribu setiap bulan.
Selain itu, pihak yayasan juga menyediakan beasiswa tambahan bagi calon mahasiswa yang belum memenuhi syarat program KIP Kuliah.
Yomanius juga menekankan pentingnya pemetaan siswa dari keluarga ekonomi paling rendah agar tidak ada yang terlewat dari program bantuan pendidikan tersebut.-*

















