TERASJABAR.ID – Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Manchester City pada Rabu malam.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Los Blancos untuk melangkah ke perempat final UEFA Champions League setelah Federico Valverde mencetak hat-trick.
Keunggulan itu bahkan berpotensi lebih besar sebelum leg kedua yang akan digelar di Etihad Stadium pekan depan.
Pada sebagian besar babak kedua, Madrid lebih fokus meredam tekanan Manchester City.
Meski demikian, mereka tetap mampu menciptakan peluang lewat serangan balik.
Sekitar sepuluh menit setelah jeda, Vinícius Júnior dijatuhkan oleh Gianluigi Donnarumma di kotak penalti.
Dengan beberapa pemain utama tidak berada di lapangan, Vinicius mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor penalti.
Namun tendangan rendahnya ke sisi kanan berhasil ditebak Donnarumma, sehingga peluang Madrid menambah keunggulan pun gagal.
Kiper asal Italia itu sekaligus menjaga peluang City untuk tetap bertahan dalam pertandingan.
Valverde kemudian mengungkapkan bahwa Vinicius sempat menawarinya kesempatan mengeksekusi penalti tersebut, tetapi ia memilih menolak.
Kegagalan itu menambah catatan kurang impresif Vinicius dari titik putih.
Dari 14 kesempatan penalti bersama Real Madrid, ia sudah gagal empat kali, sehingga tingkat keberhasilannya hanya sekitar 71,43 persen.
Angka tersebut menjadi yang terendah di antara para eksekutor penalti reguler Madrid pada abad ke-21 yang memiliki minimal 10 percobaan.
Dalam periode sekitar 26 tahun terakhir, terdapat tujuh pemain Madrid yang memenuhi kriteria tersebut.
Sergio Ramos memegang rekor konversi terbaik dengan keberhasilan 95,65 persen, hanya gagal sekali dari 23 percobaan. Ia diikuti oleh Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo yang juga memiliki rasio keberhasilan sangat tinggi.
Sementara itu, Kylian Mbappé yang musim ini menjadi algojo utama penalti Madrid saat fit juga sempat gagal empat kali dari total 23 percobaan, dengan tingkat konversi 82,61 persen.
Nama lain seperti Luis Figo dan Ruud van Nistelrooy juga tercatat memiliki statistik yang cukup baik dari titik putih.
Setelah pulih dari cedera, Mbappe diperkirakan kembali menjadi eksekutor utama penalti Madrid. Sebagai bintang baru di Santiago Bernabeu, tanggung jawab tersebut kini berada di pundaknya.
Namun, Madrid tampaknya tidak lagi memiliki jaminan keberhasilan dari titik penalti seperti pada era Ronaldo dan Ramos.-*















