terasjabar.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

RAKYAT DESA MANA YANG TIDAK TERPENGARUH OLEH KENAIKAN NILAI TUKAR DOLAR?

Herman by Herman
17 Mei 2026 07:17
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
RAKYAT DESA MANA YANG TIDAK TERPENGARUH OLEH KENAIKAN NILAI TUKAR DOLAR?

Oleh Ayik Heriansyah

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa “orang rakyat desa nggak pakai dolar kok” saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk (16/5/2026) menyinggung nilai tukar rupiah terdengar sederhana, populis, dan mungkin terasa menenangkan bagi sebagian masyarakat. Logikanya sederhana, masyarakat desa tetap makan nasi, pergi ke sawah, ke pasar, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan rupiah, bukan dolar Amerika.

ADVERTISEMENT

Tapi masalahnya bukan apakah rakyat desa memegang dolar atau tidak. Masalahnya adalah apakah kehidupan ekonomi mereka ikut dipengaruhi oleh nilai tukar dolar. Jawabannya, sangat dipengaruhi.

Indonesia hidup dalam sistem ekonomi global. BBM, gandum, kedelai, pupuk, obat-obatan, mesin pertanian, hingga komponen industri sebagian besar masih terkait dengan perdagangan internasional yang menggunakan dolar AS. Ketika rupiah melemah terhadap dolar, biaya impor naik.

Ketika biaya impor naik, harga barang ikut terdorong naik. Ujungnya tetap sampai ke desa-desa. Harga pupuk naik, harga sembako naik, ongkos transportasi naik, dan daya beli rakyat turun.

Jadi meskipun petani di desa tidak pernah memegang dolar, hidupnya tetap “dibayangi” dolar. Di sinilah letak persoalannya. Pernyataan tersebut secara tidak langsung membuat dikotomi antara “ekonomi rakyat” dan “nilai tukar”. Seolah-olah stabilitas kurs hanya urusan pemerintah pusat, investor, dan orang kota.

Narasi seperti ini berbahaya karena meremehkan indikator ekonomi makro demi mempertahankan citra populis. Sebab sejarah menunjukkan, krisis ekonomi besar sering kali dimulai dari pelemahan nilai tukar yang dianggap sepele.

Krisis 1998 adalah contoh paling nyata. Awalnya hanya persoalan depresiasi rupiah. Efek berantainya menghantam harga kebutuhan pokok, memicu PHK, kerusuhan sosial, dan akhirnya mengguncang stabilitas politik nasional. Artinya, kurs dolar bisa menentukan suhu sosial-politik sebuah negara.

Memang benar, ekonomi tidak boleh hanya dilihat dari perspektif pasar dan finansial. Tetapi juga keliru jika ekonomi makro dianggap tidak relevan bagi rakyat kecil di pedesaan. Pemimpin negara justru dituntut mampu menjelaskan hubungan antara indikator makro dengan kehidupan sehari-hari rakyat, bukan menyederhanakannya menjadi kalimat retoris.

Pernyataan ini juga memperlihatkan kecenderungan populisme ekonomi. Membangun kedekatan emosional dengan rakyat melalui bahasa sederhana, tetapi dengan risiko menyederhanakan persoalan struktural yang kompleks.

Kendati dalam jangka pendek, retorika seperti ini mungkin efektif secara politik. Akan tetapi dalam jangka panjang, ia dapat melemahkan kesadaran publik tentang pentingnya stabilitas ekonomi nasional.

RELATED POSTS

No Content Available

Rakyat desa memang tidak memakai dolar dalam transaksi keseharian. Hanya saja mereka memakai pupuk yang harganya dipengaruhi dolar, membeli minyak goreng yang bahan bakunya terkait pasar global, dan hidup dalam negara yang APBN-nya sensitif terhadap fluktuasi kurs dolar.

Karena itu, pernyataan tersebut seharusnya dibaca bukan sekadar sebagai candaan politik, melainkan sebagai cermin cara pandang negara terhadap ekonomi kerakyatan. Publik perlu bersikap kritis. Sebab negara yang terlalu meremehkan sinyal ekonomi makro sering kali baru sadar ketika krisis sudah telanjur masuk memporakporandakan dapur-dapur rakyat di pedesaan.***

Tags: Ayik HeriansyahDolar
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Next Post
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Ribuan Warga Saksikan Kirab Milangkala Tatar Sunda

Ribuan Warga Saksikan Kirab Milangkala Tatar Sunda

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

6 Jun 2026 16:18
Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

0
Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

0
Polres Kuningan Optimalkan Layanan Call Center 110

Polres Kuningan Optimalkan Layanan Call Center 110

0
Ratusan Personil Selamatkan Wisata Waduk Darma Dari Serangan Eceng Gondok

Ratusan Personil Selamatkan Wisata Waduk Darma Dari Serangan Eceng Gondok

0
Bunda Wajib Tahu, Ini Tips Kulkas Hemat Listrik Supaya Tagihan Lebih Irit!

Bunda Wajib Tahu, Ini Tips Kulkas Hemat Listrik Supaya Tagihan Lebih Irit!

13 Jun 2026 22:00
Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

13 Jun 2026 21:10
Tips Menambah Nafsu Makan Anak dengan Efektif, Bunda Wajib Tahu!

Tips Menambah Nafsu Makan Anak dengan Efektif, Bunda Wajib Tahu!

13 Jun 2026 21:00
Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

13 Jun 2026 20:26

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.