TERASJABAR.ID – Pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain di lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan digelar pada Selasa, 25 Maret 2025, pukul 20.45 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah memanggil 29 pemain untuk menghadapi dua laga penting pada Maret 2025, yaitu melawan Australia (20 Maret 2025) dan Bahrain. Namun, sesuai regulasi AFC, hanya 23 pemain yang dapat didaftarkan untuk setiap pertandingan.
Artinya, Patrick Kluivert harus mencoret 6 nama dari skuad untuk laga kontra Bahrain. Berikut adalah prediksi pemain yang berpotensi dicoret berdasarkan performa, posisi, dan situasi terkini hingga 25 Maret 2025.
Setelah kekalahan 1-5 dari Australia pada 20 Maret 2025, Timnas Indonesia kembali ke Jakarta untuk mempersiapkan diri menghadapi Bahrain. Dari 29 pemain yang dipanggil, Mees Hilgers telah dipastikan absen karena cedera paha yang dideritanya saat melawan Australia.
Ia bahkan telah kembali ke Belanda pada 23 Maret 2025 untuk pemulihan bersama klubnya, FC Twente. Dengan demikian, skuad tersisa 28 pemain, dan Kluivert harus mencoret 5 nama lagi untuk memenuhi kuota 23 pemain.
Faktor yang memengaruhi keputusan Kluivert meliputi performa di laga sebelumnya, persaingan di setiap posisi, kondisi fisik, dan kebutuhan taktik untuk menghadapi Bahrain. Berikut adalah prediksi 6 pemain yang kemungkinan besar akan dicoret:
1. Mees Hilgers (Bek)
- Alasan: Mees Hilgers telah resmi absen akibat cedera paha yang dialami saat melawan Australia. Pernyataan resmi dari Timnas Indonesia menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan ia tidak dapat pulih tepat waktu untuk laga melawan Bahrain. Kepergiannya ke Belanda pada 23 Maret 2025 menegaskan bahwa ia tidak akan masuk daftar susunan pemain (DSP).
2. Nadeo Argawinata (Kiper)
- Alasan: Timnas Indonesia memiliki empat kiper dalam skuad: Maarten Paes, Emil Audero, Ernando Ari, dan Nadeo Argawinata. Dalam laga melawan Australia, Nadeo tidak masuk DSP, sementara Maarten Paes menjadi starter dan Ernando Ari serta Emil Audero menjadi cadangan. Persaingan ketat di posisi kiper membuat Nadeo, yang bermain untuk Borneo FC, kemungkinan besar kembali dicoret karena kalah saing dengan tiga kiper lainnya yang memiliki pengalaman internasional lebih menonjol.