TERASJABAR.ID – Kendaraan dari arah Nagreg ke Garut dan Tasikmalaya sempat lumpuh menyusul pohon tumbang yang menutup badan jalan di turunan Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (1/4/2026) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pohon tumbang tinggi sekitar 20 meter dan berdiameter 50 cm ini dekat Masjid Uswatun Hasanah Nagreg.
Kabid Kedaluratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa pohon tumbang tersebut.
“Pohon tumbang tersebut setelah diterjang angin kencang tepatnya turunan Nagreg, di kawasan Kampung Paslon, Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg,”kata Beny, Rabu (1/4/2026).
Menurut Beny, kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB yang pohonnya sudah lapuk di bagian bawahnya akibat di makan rayap.
“Pohon tumbang melintang dan menyebabkan kemacetan lalu lintas dari arah Nagreg menuju Garut dan Tasik,” ujar Beny.
Dalam peristiwa ini, kata Beny, tidak meminta korban luka atau jiwa dan pohon tumbang telah berhasil dievakuasi.
“BPBD segera berkoordinasi dengan aparat dinas terkait telah melaksanakan evakuasi ke pinggir dan pemotongan pohon yang tumbang tersebut. Lalu lintas pun kembali lancar,” ungkap Beny.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyelamatan Disdamkar Kabupaten Bandung Edo mengatakan pihaknya langsung merespons laporan kejadian dengan menerjunkan personel dari Pos Sektor Cicalengka ke lokasi.
“Peristiwa tersebut terjadi sekitar sore hari. Anggota dari Pos Sektor Cicalengka kami terjunkan untuk melakukan penanganan di lokasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan pohon berukuran cukup besar roboh dan melintang di badan jalan, sehingga menyebabkan arus kendaraan dari kedua arah sempat tersendat.
Proses evakuasi dilakukan dengan pemotongan batang utama serta ranting pohon menggunakan alat khusus agar material yang menutup jalan dapat segera disingkirkan.
“Penanganan dilakukan dengan menggunakan alat pemotong, kemudian material pohon dipinggirkan secara bertahap agar akses jalan bisa kembali dilalui kendaraan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, kata dia, petugas Disdamkarmat tidak bekerja sendiri namun dibantu petugas gabungan warga sekitar yang bergotong royong membersihkan material pohon.
Selain menghambat arus lalu lintas, lanjut dia, pohon tumbang tersebut juga sempat menimpa kabel milik PLN dan Telkom sehingga membutuhkan kehati-hatian ekstra selama proses penanganan.
Petugas memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan sebelum membuka kembali jalur secara penuh untuk kendaraan yang melintas.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di jalur Nagreg sudah kembali normal,”ujar nya.

















