Advertisement

Gubernur Jawa Barat Memberikan Izin Bermain Bagi Persib Bandung Dengan Beberapa Peryaratan, Bobotoh Pasti Senang !!

Gubernur Jawa Barat Memberikan Izin Bermain Bagi Persib Bandung Dengan Beberapa Peryaratan, Bobotoh Pasti Senang !!
(Pikiran Rakyat : Google)
Editor: Epenz Hot Persib —Rabu, 20 Mei 2020 07:50 WIB

Terasjabar.id  - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan kabar gembira bagi bobotoh Persib Bandung di tengah pandemi corona.

Pasalnya, pria yang akrab disapa Kang Emil ini akan memberikan izin bermain bagi Persib dengan beberapa persyaratan.

Persib Bandung diijinkan menggelar pertandingan dengan syarat.

"Kalau mau main bola lagi bisa, nanti selama daerahnya masuk zona hijau. Sekarang rata-rata di level 4, 3, 2 belum ada di level satu," ujar Emil di Gedung Pakuan, Selasa (19/5/2020).

Emil menjelaskan bahwa nantinya, setiap daerah di Jawa Barat akan diberikan raport berupa level status kewaspadaan.

Status 5 adalah kritis yang artinya masyarakat dilarang untuk beraktivitas di ruang publik.

Untuk status 4, Emil menjelaskan bahwa masyarakat diperbolehkan beraktivitas dengan persentase sebesar 30 persen.

Sementara status 3, Emil mengatakan bahwa masyarakat boleh berkarivitas dengan persantase 60 persen.

"Ada beberapa kota/kabupaten yang statusnya 2 atau artinya kegiatan boleh 100 persen. Tapi tetap menggunakan protokol kesehatan dan jarak. Dan yang mana statusnya level satu, kembali hidup normal lagi. Tapi menurut evaluasi belum ada yang level hijau," katanya.

Agar kota/kabupaten di Jawa Barat bisa berada di level 2 dan 1, Emil meminta kepada masyarakat khususnya bobotoh agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Selain itu, menghadapi Hari Raya Idul Fitri nanti, Emil meminta kepada para bobotoh agar tidak mudik.

"Kalau sekarang kita di indeks 1 menurut WHO baik, selama 14 hari ke depan pasien turun, kasus turun bukan tidak mungkin bulan Juli situasi bisa terkendali dan normal ,sehingga kegiatan olahraga bisa kembali lagi," katanya.

"Tapi kalau sampai idul fitri tidak disiplin warga dan bobothnya, angka yan gbagus tadi bis arusak, nanti jauh lagi persib bisa main di stadion lagi."

"Kalau cinta sama persib dan sepakbola, taati peraturan pemerintah, jangan mudik, jauhi kerumumnan," katanya.

Berharap Liga 1 Kembali Bergulir

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muhctar berharap Liga 1 2020 bisa kembali dilanjutkan setelah Indonesia benar-benar aman dari virus corona.

Umuh khawatir jika dipaksakan untuk kembali bergulir sebelum corona mereda, akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Soal kompetisi kita tunggu Covid, aman, kalau belum beres, belum selesai bagaimana nanti. Khawatir ya kalau dipaksakan," ujar Umuh, melalui sambungan telepon, Minggu (18/5/2020).

Namun jika memang PSSI dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) menghendaki Liga 1 tetap jalan, Umuh meminta jaminan keselamatan.

"Harus ada jaminan, tidak hanya sebatas menggelar kompetisi saja, tapi harus diperhitungkan yang matang, diperhitungkan juga nanti supaya tidak terjadi masalah, terus bagaimana, tapi nanti klub pasti punya masukan-masukan sendiri," katanya.

"Tapi kalau saya, ini kalau sudah dijamin sama pemerintah bisa, lain cerita bisa digelar, dengan penonton nanti jaminannya apa," katanya.

Dia berharap, pandemi corona bisa segera berakhir dan sepak bola Indonesia khususnya bisa berjalan normal seperti biasa.

"Mudah-mudahan saja ya, pandemi ini segera menurun, cepat beres, ada penurun insya Allah sekarang disiplin dulu saja," katanya.

Bobotoh Siap Jika Tak Nyetadion

 Ketua Viking Persib Club (VPC) Heru Joko tidak mempermasalahkan jika Liga 1 2020 dilanjutkan tanpa penonton.

Menurut Heru, keputusan itu sudah tepat karena risiko penyebaran virus corona yang bisa terjadi di stadion.

"Sebenarnya gak apa-apa, kita punya aturan dari organisasi tertinggi, kalau ada penonton kan riskan, bagus kalau ada upaya kesana (opsi tanpa penonton), karena situasi juga belum memungkinan pakai penonton," ujar Heru melalui sambungan telepon, Minggu (17/5/2020).

PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI memang belum memutuskan nasib Liga 1 2020. Apakah akan dilanjutkan atau diberhentikan secara total.

Jikalau dilanjutkan, kemungkinan besar pertandingan akan digelar tanpa kehadiran penonton.

Heru mengatakan pihaknya akan mengikuti apapun yang diputuskan oleh pemerintah maupun PSSI.

"Kita ikuti aturan PSSI dan pemerintah, aturan yang aman buat pemain buat semuanya kalau dirasakan aman semuanya dipersilakan, kalau belum aman mah jangan lah. Yang pasti berharap cepat bergulir kembali dan pandemi segera berakhir," katanya.

Disadur dari Tribunjabar.id

Persib Bandung Pandemi Virus Corona Liga 1 2020 Gubernur Jawa barat. Bobotoh


Related Post



Loading...