Advertisement

Corona di Jabar Diklaim Menurun, Ridwan Kamil Sinyalkan Pelonggaran PSBB

Corona di Jabar Diklaim Menurun, Ridwan Kamil Sinyalkan Pelonggaran PSBB
(Foto: Wowkeren.com)
Editor: Dea Teras Bandung —Rabu, 13 Mei 2020 14:56 WIB

Terasjabar.id – Perkembangan wabah virus Corona yang mengkhawatirkan di Jawa Barat membuat pemerintah setempat sigap mengajukan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Tak hanya berlaku di beberapa kota, Gubernur Jabar Ridwan Kamil bahkan menerapkan PSBB tingkat provinsi mulai Rabu (6/5) pekan lalu.

Kekinian Ridwan menilai PSBB benar-benar memberikan dampak positif terhadap pengendalian COVID-19. Sebab, dalam laporan yang ia terima, hanya tinggal 37 persen wilayah di Jabar yang perlu diawasi lebih lanjut. Oleh karena itu, Ridwan pun mensinyalkan akan melakukan pelonggaran PSBB terhadap 63 persen daerah yang diklaim sudah membaik ini.

"Jadi, 63 persen punya potensi untuk dilakukan relaksasi pasca-PSBB. Karena data menunjukkan pergerakan COVID-19 tak ada di 63 persen wilayah Jabar," kata Ridwan. "Maka 63 persen kemungkinan bisa kembali ke situasi lebih normal setelah nanti di evaluasi."

Ridwan sendiri menyebut puncak kasus COVID-19 di Jabar terjadi pada akhir April kemarin. Hal ini terbukti dari rata-rata kasus positif pada rentang April mencapai 430 orang, sedangkan pada bulan Mei berada di angka 350.

Tingkat kematian pasien COVID-19 di Jabar pun terus mengalami penurunan, yakni dari 7 persen menjadi 4 persen. "Tingkat kesembuhannya pun naik hampir dua kali lipat," kata Ridwan, seperti dilansir dari Republika, Rabu (13/5).

Bahkan, kata dia, tingkat kecepatan penyebaran virus pun menurun. Di mana sebelum PSBB ada di indeks 3 untuk reproduksi COVID-19. Sekarang angka itu turun menjadi 0,86. Lantas apakah maksud dari angka ini?

Ridwan menjelaskan, kalau indeks 1, artinya 1 pasien menularkan ke 1 orang. Sedangkan indeks 3, artinya satu pasien dalam satu hari menularkan ke tiga orang. "Hari ini indeksnya 0,86 artinya satu pasien menularkannya mungkin di rentang 2 hari," tutur Ridwan.

Capaian ini tak lepas dari ketatnya larangan mudik dan pembubaran kerumunan massa selama masa PSBB. "Sekarang, mudik dilarang PSBB diketatkan jadi turun tingkat kecepatannya menjadi 0,86 indeksnya," pungkas Ridwan.

(Wowkeren.com)

Corona di Jabar Diklaim Menurun Ridwan Kamil Sinyalkan Pelonggaran PSBB


Related Post


 


Loading...