Advertisement

Dapat Bantuan Rapid Test Covid-19, Wali Kota Bekasi Lakukan Pengambilan Sampel Secara Acak ke Warga

Dapat Bantuan Rapid Test Covid-19, Wali Kota Bekasi Lakukan Pengambilan Sampel Secara Acak ke Warga
Metro Tempo
Editor: Malda Hot News —Senin, 6 April 2020 10:50 WIB

Terasjabar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerima sejumlah bantuan alat rapid test Covid-19, Wali Kota Rahmat Effendi memastikan, pihaknya akan lakukan pengambilan sampel warga secara acar guna mengetahui peta persebaran virus corona di wilayah setempat.

Rahmat mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Bekasi memiliki 9.400 alat rapid test yang siap digunakan.

Alat itu didapat dari bantuan Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

"Masing-masing Gubernur Jawa Barat 3.000 alat, dari Gubernur DKI 2.400 alat dan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia 5.000 alat rapif test," kata Rahmat, Senin, (6/4/2020).

Dia mejelaskan, beberapa rapid tes sejauah ini sudah disebar di beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Bekasi serta ke seluruh puskesmas yang ada di wilayah setempat.

"Untuk di RSUD tipe B (RSUD Chasbullah Abdulmadjid) itu kita berikan 750 rapid test, tiga rumah sakit tipe C milik kita masing-masing itu 50 rapid test dan masing-masing puskesmas kita berikan 20," paparnya.

Sisanya kata dia, sekitar 5.000 alat rapid test akan digunakan untuk pengambilan sampel secara acak warga Kota Bekasi.

Pengambilan sampel ini dilakukan untuk mengetahui persebaran virus di wilayah Bekasi serta, penanganan dini warga yang terpapar Covid-19.

"Nah tentunya semakin tinggi kita acak, semakin tinggi kita lakukan rapid test tentunya semakin tinggi yang kita temukan untuk langsung kita isolasi di rumah sakit," tegas dia.

Warga menurut Rahmat bisa datang langsung ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.

"Datang ke sini (posko gugus tugas) saja, klau perlu 24 jam, kan kita msh ada sekitar 5.000. Tapi di kecamatan kita sudh kasih masing-masing 20, besok kalau kurang masih kita tambahin lagi gitu, jadi terus biar klau mau dekat ke sana (kecamatan) tapi hasilnya tetep kita bawa ke sini (posko gugus tugas)," ungkap Rahmat.

(Tribunjakarta.com)


Walikota Bekasi Jakarta Lockdwon Virus Corona Warga Test Covid 19


Related Post



Loading...