Advertisement

ADA PETA BARU Berpotensi Menyebarkan Virus Corona di Jabar, Ridwan Kamil Sebut di 4 Lembaga Negara

ADA PETA BARU Berpotensi Menyebarkan Virus Corona di Jabar, Ridwan Kamil Sebut di 4 Lembaga Negara
Liputan
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 4 April 2020 11:55 WIB

Terasjabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya menemukan empat klaster baru yang berpotensi jadi tempat penyebaran virus corona atau Covid-19.

Potensi penyebaran Covid-19 itu terjadi di empat lembaga kenegaraan. Namun pria yang akrab disapa Emil ini enggan menyebut lembaga apa saja yang dimaksud.

Ia pun meminta lembaga tersebut segera berkoordinasi dengan Pemprov Jabar agar segera dilakukan tindakan pemeriksaan.

"Terdapat empat institusi kenegaraan yang terindikasi positif (corona) tapi untuk dites lebih lanjut. Saya mengimbau di pemerintah pusat yang memiliki lembaga pendidikan di Jabar agar berkoordinasi dengan kami untuk melakukan pengetesan siswa yang sedang berasrama atau tinggal di lingkungan institusi tersebut," imbau Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Jumat (3/4/2020) sore.

Sebelumnya, Emil mengatakan, progres rapid test yang dilaksanakan pemerintah kota dan kabupaten banyak membawa temuan baru.

Salah satunya, kian bertambahnya jumlah warga terindikasi positif. Dari data sementara, terdapat 677 individu yang terindikasi positif.

Sebanyak 226 di antaranya berasal dari peserta kegiatan seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Meski demikian, orang terindikasi positif corona itu akan kembali menjalani tes swab guna memastikan status kesehatannya.

"Kita menemukan peta baru yang selama ini tidak terlihat. Dari 677 itu yang terindikasi positif, 310 ada di kota Sukabumi di institusi kenegaraan, 226 indikasi positif di Kota Bandung, datang dari klaster GBI Lembang," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Jumat (3/4/2020) sore.

Emil menjelaskan, Pemprov Jabar telah menyebarkan 61.000 alat rapid test ke 27 kabupaten kota.

Namun, hingga saat ini baru 15.000 laporan yang masuk.

"Karena dinamikanya beda-beda. Jika dibandingkan provinsi lain, kita paling banyak mengampanyekan, menyosialisasikan. Hasilnya kita menemukan peta baru yang mengisolasi memblokade dengan terukur dan baik," jelasnya.

(Tribunjabar.id)


Gubernur Ridwan Kamil Persebaran Virus Corona Covid 19


Related Post



Loading...