Advertisement

Ridwan Kamil Klarifikasi Isu Bandung Lockdown di Video Viral

Ridwan Kamil Klarifikasi Isu Bandung Lockdown di Video Viral
Jalajah Nusae
Editor: Malda Teras Bandung —Minggu, 29 Maret 2020 18:49 WIB

Terasjabar.id -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasi video yang tersebar di media sosial dan grup percakapan sejak Sabtu (28/3) kemarin. Emil, sapaannya, membenarkan bahwa dia mengucapkan akan dilakukan lockdown pencegahan wabah virus corona dengan harapan masyarakat bisa lebih bersiap.


"Ya, saya sengaja inspeksi kemudian melihat warga itu. Enggak ada terlalu mengikuti arahan kerja di rumah, social distancing, sehingga saya lakukan simulasi mengingatkan mau lockdown," kata Emil dalam pesan suara yang disampaikan Humas Jabar, Minggu (29/3).


Meski demikian, apa yang diharapkan Emil setelah melakukan eksperimen sosial terhadap salah seorang warga tak sesuai harapannya. Dia berharap tadinya warga merespons dengan sikap antisipatif jika benar-benar terjadi karantina kewilayahan.

"Saya lihat bagaimana reaksinya sama ternyata (warga) dingin-dingin saja," ucapnya.


Emil mengaku tidak akan lelah untuk mengingatkan warga untuk melakukan social distancing dan physical distancing untuk menekan penyebaran pandemi virus corona ini.

"Jadi masyarakat kita ini perlu dicari formula-formula yang kreatif untuk mengingatkan agar mereka tinggal di rumah, untuk mengurangi persebaran virus dengan tanda kutip 'saya takut-takuti' saja ternyata reaksinya biasa-biasa aja. Jadi itu sekadar mengetes kepada mereka," ujarnya.

#99@PartaiSocmed

Sudah dua hari sejak pernyataan pak @mohmahfudmd tapi belum keluar PP yg dimaksud. Sepertinya kita menghadapi krisis tanpa sense of crisis. Sementara itu virus corona tak mengenal hari libur. Tiap tertunda satu hari ada ribuan bahkan ratusan ribu orang yg tertular

Tania Andani@TaniAndani

Dapat info dari KK di bdg..woooow bdg siap siap LD keren kang Emil @ridwankamil

Video terlekat
34 orang memperbincangkan tentang ini


Emil mengatakan akan melakukan tindakan yang lebih tegas agar warga menjalankan imbauan pemerintah terkait virus corona.

"Jadi mudah-mudahan kita bisa lakukan tindakan yang lebih kuat lagi dan mereka bisa paham bahwa kedisiplinan dan mengikuti arahan pemerintah itu penting untuk memutus persebaran virus," katanya.

Emil juga mengatakan, jika dilakukan lockdown maka warga sebaiknya bersiap sehingga tidak ada kejadian yang berpotensi terjadinya gesekan antara aparat keamanan dengan warga. Seperti kasus di India.

"Nanti kalau memang ada kejadian lockdown, mereka harus taat sehingga kita tidak perlu seperti di India, polisinya mukul-mukulin warganya atau di Jerman didenda sampai Rp6 juta," tuturnya.


Video Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Bandung akan di-lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) tersebar di media sosial, Minggu (29/3/2020).

Video berdurasi 29 detik itu tersebar di sejumlah WhatsApp group. Video itu berisikan perbincangan singkat Ridwan Kamil dan warga yang membahas Bandung akan lockdown.

"Nuju mantau, Pak? (sedang memantau, pak?)," tutur warga dalam video berdurasi 29 detik itu.

"Inspeksi Kang, Bandung siap-siap lockdown," jawab Emil kepada warga. Emil kemudian memantau suasana di sekitarnya.


Warga yang bicara pada Emil kemudian menjawab spontan. "Ngadukung saya mah, Pak. (Mendukung saya, Pak)," ucap warga.

Emil akhirnya memberikan pemahaman terkait lockdown. Dia menyebut lockdown atau karantina wilayah merupakan langkah yang berat tapi menjadi salah satu opsi yang bisa diambil untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

"Lockdown teh ripuh, lamun teu lockdown jiga kieu weh panjang. (Lockdown itu merepotkan. Kalau tidak lockdown akan seperti ini, panjang urusannya," katanya.

(hyg/gil/CNNIdnonesia)

Virus Corona Bandung Dago Asia Afrika Jalan Lockdown Parsial Ridwan Kamil


Related Post



Loading...