Advertisement

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Hunian Hotel Turun Drastis

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Hunian Hotel Turun Drastis
Kolam renang Zam Zam Pool di tepi Jl Raya Manislor-Jalaksana juga sepi dari kunjungan wisatawan
Editor: Epenz Teras Kuningan —Kamis, 26 Maret 2020 18:15 WIB

Kuningan, Terasjabar.id - Obyek wisata di Kabupaten Kuningan Jawa Barat yang tersebar di 60 titik sejak merebaknya wabah Covid-19, ternyata sepi pengunjung. Begitu pun hunian hotel turun drastis hingga 10 %.

Gambar mungkin berisi: langit, pesawat, awan, lapangan basket dan luar ruangan

(Obyek wisata J & J di Jl Raya Bojong Linggarjati Kuningan tak ada pengunjung)


Hal itu diakui oleh sejumlah owner dan pengelola wsata maupun manager hotel saat dikonfirmasi Kamis (26/3-2020). Menurut keterangan H Kiki Alfarizi owner obyek wisata J & J di kawasan Bojong Linggarjati, menurunnya arus wisatawan ini sebagai dampak dari kasus Covid-19 dan adanya himbauan dari pemerintah, agar obyek wisata ditutup sementara sambil memunggu perkembangan lebih lanjut, tuturnya saat ditemui di lokasi wisata J & J.
Jawaban yang sama disampaikan pula oleh Umbara owner Zam Zam Pool, H Toto Ayong (Linggarjti indah) untuk sementara tutup dulu, ujarnya Ketika dihubungi lewat telpon genggamnnya.

Gambar mungkin berisi: langit, biliar, luar ruangan dan alam

(Kolam renang Zam Zam Pool di tepi Jl Raya Manislor-Jalaksana juga sepi dari kunjungan wisatawan)


Begitu pun hotel sebelum merebaknya virus Covid-19, tingkat hunian hotel bisa mencapai 70 % lebih, tapi sekarang turun drastis dibawah 50 %. Bahkan menurut pengakuan manager New Purnama di Jl Raya Cigugur tingkat hunian saat ini hanya 10 %. Hal disampaikan H Kamdan owner Ciremai Land, Ichsan manager Cordela Hotel, Refino manager Horison saat dikonfirmasi Kamis (26/3-2020).

Gambar mungkin berisi: pohon, tanaman, langit, luar ruangan dan alam

(Ciremai Land di kawasan Wisata Palutungan lereng gunung Ciremai sepi pengunjung)


Sementara itu, Kadishub dan Plt Dinas Porapar Kuningan Drs Jaka Chaerul saat diwawancarai mengatakan, ditutupnya obyek wisata untuk sementara disadari. demi pencegahan& penyebaran Covid-19 Himbauan ini disadari oleh para pelaku usaha dan tidak mempermasalahkan, papar Jaka disela aktivitasnya.


Masalah ini mereka memaklumi kondisi yang terjadi, karena bukan hanya di Kab/ kota, Provinsi se-Indonesia, tapi seluruh negara terpapar virus covid-19, ujarnya. Upaya antisipasi salah satunya adalah tidak mekakukan. aktifitas, berkumpul, dan bepepergian jauh.

Namun pasti dampaknya akan berhimbas kepada semua tatanan kehidupan dengan segala resiko demi mempertahankan hidup, imbuhnya. Sekarang tinggal bagaimana kita semua mampu memahami dan.menjaganya agar tidak timbul hal-hal yang dapat terciptanya situasi keamanan menjadi tidak terkendali, sehingga akan memperparah.sikon negara menjadi lebih berat dalam menanganinya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan dalam ruangan

(Kadishub & Plt Disporapar Kab Kuningan Drs Jaka Chaerul)


Diharapkan kondisi ini, menjadikan kita dan negara lebih baik dan mampu.menjadikan satu komitmen menuju negara yang makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran yang sejahtera lahir-batin, pungkas Jaka.


(H WAWAN JR)

Virus Korona Wabah Virus Korona Obyek Wisata Kabupaten Kuningan


Related Post



Loading...