Advertisement

Menhan Prabowo Subianto Menuliskan Ucapan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ibunda Presiden Joko Widodo

Menhan Prabowo Subianto Menuliskan Ucapan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ibunda Presiden Joko Widodo
(Tribunnews.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Kamis, 26 Maret 2020 16:51 WIB

Terasjabar.id - Menteri Pertahanan atau Menhan Prabowo Subianto menuliskan ucapan belasungkawa atas meninggalnya ibunda Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Ia adalah Sujiatmi Notomiharjo yang wafat pada Rabu (25/3/2020).

Menhan Prabowo mengungkapkan rasa dukanya melalui postingan di akun Instagram.

Postingan ini mencuri perhatian warganet di media sosial.

Ia mengunggah foto hitam putih dirinya bersama Jokowi.

Melalui keterangan fotonya, Prabowo mengungkapkan duka cita atas nama pribadi dan keluarga, serta Kementerian Pertahanan.

Tak hanya itu, ia juga mendoakan agar presiden dan keluarga tetap tegar.

Berikut ini tulisannya.

"Kepada Yang Terhormat
Bapak Presiden Joko Widodo dan keluarga,

Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh keluarga Kementerian Pertahanan Republik Indonesia

mendukung bela diri sungkawa yang sedalam-terkait atas wafatnya

Ibunda Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo, Ibu Sudjiatmi Notomihardjo, semoga arwah beliau di sisi Allah SWT.

Semoga Bapak Presiden dan seluruh keluarga yang dikirim ketabahan

dan ketegaran dalam negeri kepada Negara dan Bangsa yang kita cintai.

Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan Republik Indonesia."

Profil Ibunda Presiden Jokowi

Sosok Sujiatmi Notomiharjo, ibunda Presiden Joko Widodo alias Jokowi kini tinggal kenangan.

Sudjiatmi Notomihardjo wafat pada Rabu (25/3/3020) sore, di rumah sakit di Solo.

Dilihat dari profilnya dari berbagai sumber, ibu Jokowi adalah perempuan kelahiran Boyolali, Jawa Tengah pada 25 Februari 1943.

Ia ternyata orang yang sederhana. Selain itu, Sujiatmi Notomiharjo merupakan pekerja keras.

Ia lahir dari pasangan Wirorejo dan Sani. Orangtua Sujiatmi Notomiharjo ini memiliki usaha yaitu berdagang kayu.

Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami ibunda Sujiatmi Notomihardjo
Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami ibunda Sujiatmi Notomihardjo (Tribunnews/Pool/Widodo S Jusuf)

Dalam artikel yang ditulis Dipo Handoko dari Majalah Pendidikan Keluarga yang dimuat di laman Kemendikbud.go.id, sejak kecil Sujiatmi memang lahir di keluarga pedagang kayu di Dusun Gumukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak,

Kabupaten Boyolali.

Disebutkan bahwa ibu Jokowi ini merupakan anak perempuan satu-satunya dari tiga bersaudara.

Ia pun menempuh pendidikan sekolah yang jaraknya sekitar lima kilometer dari rumah.

Biasanya ia kerap berjalan kaki atau terkadang naik sepeda untuk berangkat ke sekolahnya.

Beranjak remaja menuju dewasa, Sujiatmi Notomiharjo pun menambatkan hatinya pada seorang pria yang merupakan ayah Jokowi.

Ia adalah Widjiatno Notomiharjo yang merupakan teman dari kakak Sujiatmi, yaitu Mulyono.

Keduanya menikah pada 23 Agustus 1959.

Dalam kehidupan rumah tangganya, Sujiatmi turut bekerja keras membantu sang suami.

Ia berperan dalam bisnis kayu yang juga dijalankan ayah Jokowi.

"Saya hanya membantu suami. Suami mencari glondong (kayu), saya di perusahaan," ujarnya.

Wataknya yang sederhana, membuat Sujiatmi merasa tak perlu mendapatkan banyak harta dari usaha yang dimilikinya bersama suami.

Ia mengaku, tak perlu menjadi orang kaya raya yang bergelimang harta, yang penting cukup untuk kebutuhan keluarga, yaitu pendidikan anak-anaknya.

"Bagi saya yang penting cukup untuk sekolah anak-anak, tidak harus kaya raya,” ujarnya.

Disadur dari Tribunjabar.id

kabar Duka Sujiatmi Notomiharjo Presiden Joko Widodo Menhan Prabowo Subianto


Related Post



Loading...