Advertisement

Berharap yang Kaya Bantu Warga Miskin saat Covid-19, dr.Tirta Colek Atta Halilintar: Jual 1 Mobilmu

Berharap yang Kaya Bantu Warga Miskin saat Covid-19, dr.Tirta Colek Atta Halilintar: Jual 1 Mobilmu
Tribunnews.com
Editor: Malda Teras Health —Kamis, 26 Maret 2020 08:53 WIB

Terasjabar.id - dr.Tirta meminta orang yang memiliki kekayaan lebih untuk membantu warga miskin di tengah wabah virus corona.

Tak cuma itu, dr.Tirta juga mencolek para YouTuber ternama, Atta Halilintar hingga Reza Arab.

Hal tersebut terjadi saat dr.Tirta menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club, pada Selasa (24/3/2020).

Menurut dr.Tirta hal tersebut tak akan menyelesaikan masalah.

"Yang sangat mengecewakan ketika suatu kebijakan kesehatan tidak sesuai yang disalahkan presidennya, itu enggak menyelesaikan masalah," kata dr.Tirta dikutip TriubunJakarta.com dari YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC), pada Rabu (25/3/2020).

"Yang udah ya udah,"

"Sekarang itu saatnya kalau kamu dikasih libur, ya libur aja di rumah," imbuhnya.

dr.Tirta menilai apabila Presiden Jokowi menerapkan lockdown atau pembatasan wilayah maka yang dapat dilakukan masyarakat adalah saling membantu, terutama orang kaya terhadap warga miskin.

"Misalkan pembatasan wilayah dilakukan beneran, yang bisa dilakukan adalah yang kaya membantu yang enggak punya," ucap dr.Tirta.

"Itu aja simple," imbuhnya.

dr.Tirta kemudian menyoroti kometar nyinyir warganet yang beranggapan apabila lockdown diterapkan maka seluruh kebutuhan harus ditanggung pemerintah.

Menurutnya hal tersebut tidaklah mudah dan membutuhkan proses yang cukup panjang.

Selama proses tersebut, dr.Tirta menilai seharusnya para YouTuber dan influencer yang memiliki penghasilan miliaran ikut mengambil peran.

"Tapi tetap saja ada yang julid, 'berdasarkan undang-undang kalau ada yang dikarantina itu yang menanggung adalah presiden', iya emang, kau kira beli 2000 ton beras gampang!" tegas dr.Tirta.

"Pemerintah itu butuh proses nahh saat proses itu kita, kalian-kalian tuh saudara Atta Halilintar, Reza Arab, Rachel Vennya, yang punya follower banyak yang selalu pamer mobil mewah di instagram dan youtubenya, tolong lah jual satu mobilmu dan berikan donasikan, kalau kamu benar-benar pahlawan di sini," tambahnya.

dr.Tirta mengatakan di saat seperti ini tak sepatutnya para YouTuber ataupun selebgram hanya memanfaatkan kepopuleran mereka untuk kepentingan pribadi semata.

"Jangan cuma manfaaatin cuma follower buat kepentingn pribadi," ucap dr.Tirta.

dr.Tirta berharap penghasilan yang diterima seorang YouTuber dengan jutaan subscriber dapat disumbangkan ke orang-orang yang membutuhkan, misalnya ke para pengemudi ojek online.

"Bayangin ada 10 juta subscriber itu berapa miliar? sumbangin lah buat ojol, itu mereka akan langsung lock down 14 hari," ujar dr.Tirta.

"Tapi mau engga?" tanyanya.

dr.Tirta mengatakan salah satu influencer yang sudah melakukan aksi kemanusiaan adalah Rachel Vennya, ia menyubang sekitar Rp 5 milliar untuk penanganan wabah virus corona.

"Contoh Rachel Vennya dia memberikan Rp 5 miliar," ucap dr.Tirta.

"Selama menunggu pemerintah memberikan opsi, kita yang kaya ini membantu yang miskin,"

"Corona ini itu harus jadi momen untuk saling membantu," tegasnya.

Gejala Baru Virus Corona 

Dokter spesialis paru di RSUP Persahabatan, dr.Erlina Burhan menjelaskan gejala baru orang yang terinfeksi virus corona.

Hal tersebut disampaikan dr.Erlina Burhan saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Pagi, TV One, pada Selasa (24/3/2020).

Mulanya dr.Erlina Burhan menjelaskan gejala umum dari orang yang positif Covid-19.

"Ini kan penyebabnya virus, dan virus ini kan gejalanya demam nyeri otot sakit kepala dan merasa lemas," jelas dr.Erlina Burhan.

"Itu dari segi virusnya, dan karena menyerang saluran napas, maka juga akan timbul gejala infeksi saluran napas, seperti nyeri tenggorakan, batuk, dan akan terjadi kesulitan bernapas atau sesak," imbuhnya.

Tak cuma saluran napas, pada beberapa kasus virus corona juga menyerang sistem pencernaan manusia.

Hal tersebut menyebabkan si penderita mengalami diare.

"Sebagian juga virus ini yang sampai dan berkembang biak di saluran cerna, walaupun hanya sedikit saja, karena menginfeksi saluran cerna maka gejalanya diare," jelas dr.Erlina Burhan.

"Walaupun laporan di China ini hanya tiga persen, selebihnya ke saluran napas," tegasnya.

Pembawa acara Apa Kabar Indonesia Pagi kemudian bertanya soal hilangnya kemampuan mencium dan mengecap yang dikabarkan menjadi gejala baru dari virus corona.

dr.Erlina Burhan membenarkan kabar tersebut, menurutnya kemampuan mencium dan mengecap masih berhubungan denga saluran napas.

"Itu memang ada yang menyatakan demikian, karena kan berhubungan dengan saluran napas," ucap dr.Erlina Burhan.

"Saluran napas itu mulai dar hidung sampai ke paru-paru," imbuhnya.

dr.Erlina Burhan menegaskan kelaian tersebut namun jarang terjadi.

"Memang dikatakan walau tidak banyak, terjadi kelainan berupa tidak bisa membaui atau mencium sesuatu," kata dr.Erlina Burhan.

"Iya itu tapi tidak banyak (mengecap rasa re)," ucapnya.

Yang Sembuh Tetap Bisa Kena Corona Lagi?

Bisakah pasien sembuh corona terjangkit kembali covid-19? Berikut penjelasan dokter.

Virus corona tengah mewabah di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Setiap harinya, jumlah pasien terjangkit covid-19 terus meningkat.

Per Senin (23/3/2020), pasien positif terjangkit virus corona (COVID-19) di Indonesia bertambah menjadi 579 pasien.

Jumlah itu bertambah sebanyak 65 orang, dari hari sebelumnya, Minggu (22/3/2020).

Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers, Senin (23/3/2020) sore ini.

"Ada penambahan kasus baru sebanyak 65 orang, sehingga total kasus pada hari ini menjadi 579," kata Yurianto.

Sementara itu, Yurianto menambahkan, terdapat satu pasien yang dinyatakan sembuh, sehingga total pasien sembuh bertambah menjadi 30 orang.

Sedangkan kasus kematian bertambah satu orang, sehingga total pasien meninggal dunia berjumlah 49 orang.

Namun tak sedikit orang yang dapat sembuh dari virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

Hingga kemudian muncul pertanyaan, apakah pasien yang sembuh corona dapat kembali terjangkit kembali covid-19?

Hal itu dijawab oleh dr Erlina Burhan di acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Selasa (24/3/2020).

Mulanya dr Erlina menjelaskan covid-19 merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan.

"Covid-19 ini menyerang saluran nafas, mulai dari atas sampai ke bawah,"

"Kalau yang atas itu ya tenggorokan, kalau yang bawah ya termasuk paru-paru, jadi dari atas sampai bawah," kata dr Erlina dikutip dari YouTube channel Talk Show TV One, Selasa (24/3/2020).

Ia melanjutkan, covid-19 ini sebagian kecil menyerang saluran pencernaan.

"Sehingga ada juga gejala diare," sambungnya.

dr Erlina lantas menjawab soal kemungkinan pasien sembuh corona kembali terpapar.

Menurutnya, hal itu bisa saja terjadi.

"Orang yang sembuh bisa sakit lagi? Ya bisa saja,"

"Jadi begini, orang yang sudah sembuh sebaiknya tetap istirahat di rumah sampai betul-betul staminanya bagus dan imunitas bagus," ujar dr Erlina.

Kemungkinan terinfeksi kembali bisa saja terjadi jika pasien sembuh corona langsung berinteraksi dengan masyarakat ramai.

"Tapi kalau dinyatakan sembuh langsung kembali berinteraksi dengan masyarakat ramai, nah ini ada kemungkinan terinfeksi ulang,"

"Tadi kenapa anda terinfeksi di awal, kemungkinan karena sistim imunnya lagi rendah," kata dr Erlina.

Ia melanjutkan, sistem imun tubuh tak bisa langsung terbentuk baik namun butuh waktu beberapa saat.

"Sistem imun itu tak bisa langsung tiba-tiba jadi baik, tapi perlu waktu," ujarnya.

dr Erlina menghimbau untuk para pasien sembuh corona tetap di rumah demi menjaga kondisi semakin baik.

"Tetap di rumah, jaga stamina, makan yang cukup, jangan stres dan lain-lain, jangan lelah juga," sambungnya.

Minta yang Kaya Bantu Warga Miskin saat Wabah Corona, dr.Tirta Colek Atta Halilintar: Jual 1 Mobilmu TRIBUNJAKARTA.COM - dr.Tirta meminta orang yang memiliki kekayaan lebih untuk membantu warga miskin di tengah wabah virus corona. Tak cuma itu, dr.Tirta juga mencolek para YouTuber ternama, Atta Halilintar hingga Reza Arab. Hal tersebut terjadi saat dr.Tirta menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club, pada Selasa (24/3/2020). Mulanya dr.Tirta menyarankan agar masyarakat Indonesia untuk tak selalu menyalahkan pemerintah terkait penanganan virus corona. Menurut dr.Tirta hal tersebut tak akan menyelesaikan masalah. "Yang sangat mengecewakan ketika suatu kebijakan kesehatan tidak sesuai yang disalahkan presidennya, itu enggak menyelesaikan masalah," kata dr.Tirta dikutip TriubunJakarta.com dari YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC), pada Rabu (25/3/2020). "Yang udah ya udah," "Sekarang itu saatnya kalau kamu dikasih libur, ya libur aja di rumah," imbuhnya. dr.Tirta menilai apabila Presiden Jokowi menerapkan lockdown atau pembatasan wilayah maka yang dapat dilakukan masyarakat adalah saling membantu, terutama orang kaya terhadap warga miskin. "Misalkan pembatasan wilayah dilakukan beneran, yang bisa dilakukan adalah yang kaya membantu yang enggak punya," ucap dr.Tirta. "Itu aja simple," imbuhnya. dr.Tirta kemudian menyoroti kometar nyinyir warganet yang beranggapan apabila lockdown diterapkan maka seluruh kebutuhan harus ditanggung pemerintah. Menurutnya hal tersebut tidaklah mudah dan membutuhkan proses yang cukup panjang. Selama proses tersebut, dr.Tirta menilai seharusnya para YouTuber dan influencer yang memiliki penghasilan miliaran ikut mengambil peran. "Tapi tetap saja ada yang julid, 'berdasarkan undang-undang kalau ada yang dikarantina itu yang menanggung adalah presiden', iya emang, kau kira beli 2000 ton beras gampang!" tegas dr.Tirta. "Pemerintah itu butuh proses nahh saat proses itu kita, kalian-kalian tuh saudara Atta Halilintar, Reza Arab, Rachel Vennya, yang punya follower banyak yang selalu pamer mobil mewah di instagram dan youtubenya, tolong lah jual satu mobilmu dan berikan donasikan, kalau kamu benar-benar pahlawan di sini," tambahnya. dr.Tirta mengatakan di saat seperti ini tak sepatutnya para YouTuber ataupun selebgram hanya memanfaatkan kepopuleran mereka untuk kepentingan pribadi semata. "Jangan cuma manfaaatin cuma follower buat kepentingn pribadi," ucap dr.Tirta. dr.Tirta berharap penghasilan yang diterima seorang YouTuber dengan jutaan subscriber dapat disumbangkan ke orang-orang yang membutuhkan, misalnya ke para pengemudi ojek online. "Bayangin ads 10 juta subscriber itu berapa miliar? sumbangin lah buat ojol, itu mereka akan langsung lock down 14 hari," ujar dr.Tirta. "Tapi mau engga?" tanyanya. dr.Tirta mengatakan salah satu influencer yang sudah melakukan aksi kemanusiaan adalah Rachel Vennya, ia menyubang sekitar Rp 5 milliar untuk penanganan wabah virus corona. "Contoh Rachel Vennya dia memberikan Rp 5 miliar," ucap dr.Tirta. "Selama menunggu pemerintah memberikan opsi, kita yang kaya ini membantu yang miskin," "Corona ini itu harus jadi momen untuk saling membantu," tegasnya.

 

(Tribunjakarta.com)


Virus Corona Atta Halilintar Covid 19 dr.Tirta


Related Post



Loading...