Advertisement

VIRUS CORONA JABAR Masih di Posisi Kedua Setelah Jakarta, Hari Ini Tambah 13, 10 Orang Meninggal

VIRUS CORONA JABAR Masih di Posisi Kedua Setelah Jakarta, Hari Ini Tambah 13, 10 Orang Meninggal
IDNTimes Jabar
Editor: Malda Teras Health —Rabu, 25 Maret 2020 17:41 WIB

Terasjabar.id - Provinsi Jawa Barat masih juara kedua kasus virus corona setelah Provinsi DKI Jakarta.

Data per Rabu 25 Maret 2020, ada penambahan 13 kasus virus corona.

Pada hari Selasa tercatat ada 60 kasus virus corona. Ditambah hari ini, total kasus virus corona di Jawa Barat menjadi 73 kasus.

Dari kasus virus corona sebanyak itu, 5 pasien setelah dirawat dan dicek kesehatan dinyatakan negatif.

Total ada 10 orang yang meninggal dunia karena terpapar virus corona.

Provinsi DKI Jakarta masih nomor pertama kasus virus corona dengan total per hari ini sebanyak 463 kasus virus corona.

Sebanyak 23 pasien setelah dirawat dan menjalani tes Covid-19, dinyatakan sembuh atau negatif virus corona.

Sedangkan pasien kasus virus corona yang meninggal dunia sebanyak 31 orang.

Cuci Tangan Pakai Sabut Efektif Cegah Corona

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto terus menyerukan gerakan pencegahan penyebaran Covid-19.

Satu di antara gerakan pencegahan corona yakni rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Bahkan Yuri sapaan akrab dari Achmad Yurianto ini, menegaskan cuci tangan dengan sabun dapat lebih efektif daripada menggunakan hand sanitizer.

Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers di Gedung BNPB pada Rabu (25/3/2020) sore.

Sebelumnya, Yuri mengatakan terdapat dua upaya penting dalam mencegah tertularnya Covid-19 ini.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto(KOMPAS.com/Ihsanuddin) (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

“Dua hal yang ingin saya sampaikan di dalam upaya kita untuk mencegah penyakit ini, artinya berpikir jangan sampai sakit,” tegasnya yang dikutip dari YouTube BNPB Indonesia, Rabu (25/3/2020).

Pertama, kata Yuri yakni masyarakat harus melakukan pembatasan jarak fisik sehari-hari termasuk di dalam rumah.

“Yang pertama jaga jarak dalam melakukan kontak sosial,” ujar Yuri.

“Bukan hanya saat berada di luar rumah, melainkan di dalam rumah juga upayakan untuk bisa menjaga jarak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yuri menyebut hal kedua yakni rajin mencuci tangan dengan sabun.

“Kemudian adalah gunakan masker, dan yang paling penting adalah cuci tangan,” kata Yuri.

Ia menegaskan sabun dapat lebih efektif mencegah Covid-19 daripada menggunakan hand sanitizer.

“Cuci tangan pakai sabun, tidak harus hand sanitizer,” ungkapnya.

“Jauh lebih efektif menggunakan sabun dibanding dengan menggunakan hand sanitizer,” imbuhnya,

Karena dengan sabun akan menggunakan air yang mengalir, dan bisa membasuh seluruh celah-celah kuku dan sebagainya dengan baik.

“Sementara, hand sanitizer yang mungkin hanya telapaknya saja yang bisa dibersihkan punggung tangan dan sela-sela lebih sering tidak,” jelasnya. (*)

(Tribunnews.com)


Virus Corona Jabar Jakarta Positif Corona


Related Post



Loading...