Advertisement

Jerry Aurum Tidak Terima Divonis 11 Tahun Penjara dan Ajukan Banding: Begini Sikap Jaksa

Jerry Aurum Tidak Terima Divonis 11 Tahun Penjara dan Ajukan Banding: Begini Sikap Jaksa
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA Jerry Aurum didampingi Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz dan Kanit 1, AKP Arif Purnama Oktora saat menceritakan awal dirinya menyentuh
Editor: Malda Teras Seleb —Kamis, 19 Maret 2020 16:23 WIB

Terasjabar.id - Mantan suami penyanyi Denada, Jerry Aurum, divonis 11 tahun penjara karena terbukti menggunakan narkoba.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Barat Agus Pambudi mengatakan, Jerry merasa keberatan dan tidak terima atas putusan hakim.

"Yang jelas positif mengajukan banding karena dia merasa enggak terima dengan putusan hakim itu aja," kata Agus saat dihubungi wartawan, Kamis (19/3/2020).

"Pasti terlalu berat alasannya karena kan putusanya sama dengan tuntutan, makanya mungkin merasa berat apa minta dikurangi atau apa itu sudah kewenangannya dia," sambungnya.

Namun, Agus tidak bisa memastikan kapan pengajuan banding itu sampai di Pengadilan Tinggi.

Sebelumnya diberitakan, Jerry ditangkap di sebuah perumahan di kawasan Tangerang Selatan, Banten, pada 19 Juni 2019 malam.

Namun, kasusnya baru terungkap ke publik pada 25 Juni 2019.

Polisi mengatakan bahwa Jerry ditangkap seorang diri saat mengonsumsi narkoba. Jerry juga dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Selain dinyatakan positif, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari Jerry, yakni beberapa butir pil ekstasi, satu paket ganja, dan satu paket tembakau gorila.

Jaksa siap hadapi banding Jerry

Jerry Aurum mengajukan banding atas vonis 11 tahun penjara yang dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat.

Selain vonis kurungan penjara, Jerry juga didenda sebesar Rp 1 miliar.

Vonis dijatuhkan setelah Jerry dinyatakan terbukti bersalah memiliki narkotika golongan I di atas 5 gram.

Upaya hukum banding yang diajukan Jerry Aurum ini disampaikan oleh Agus Pambudi Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat saat dihubungi wartawan, Kamis (19/3/2020).

"Prosesnya masih banding, itu masih putusan PN Jakbar, tapi kan belum inkrah masih banding di sana, diturunkan atau dinaikkan kewenangan hakim PT (pengadilan tinggi) dong," kata Agus.

Menurut Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edy Subhan, saat ini proses banding sudah masuk ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Menanggapi upaya hukum Jerry itu, pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menyatakan siap mengajukan kontra memori banding.

"Yang pasti, si terdakwa menyatakan banding, kami juga banding," ujar Edy kepada Kompas.com via sambungan telepon, Kamis (19/3/2020).

"Jadi kontra memori banding adalah jawaban atas memori banding terdakwa (Jerry Aurum)," tambahnya.

Ia mengatakan, saat ini Kejaksaan Negeri Jakarta Barat tengah menunggu memori banding tersebut diterima.

Setelah itu, kata Edy, baru pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat mengirimkan kontra memori banding ke Pengadilan Tinggi.

"Jadi gini, kami sekarang menunggu memori banding mereka, kalau memori banding sudah ngirim, PN nanti akan kirim ke kami dan itulah nanti kami akan bikin kontra memori banding," ucap Edy.

(Tribunjakarta.com/Kompas.com)


Jerry Aurum Penjara Bandung Narkoba Jaksa


Related Post



Loading...