Advertisement

BEGINI Kronologi Lengkap PM Malaysia Mahathir Mohamad Undur Diri, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Maju

BEGINI Kronologi Lengkap PM Malaysia Mahathir Mohamad Undur Diri, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Maju
Katta.id
Editor: Malda Hot News —Senin, 24 Februari 2020 15:16 WIB

Terasjabar.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad telah mengirimkan surat pengunduran diri ke Raja Malaysia Sultan Abdullah.

Surat pengunduran diri itu menghebohkan masyarakat Negeri Jiran tersebut.

Kantor Mahathir telah resmi mengonfirmasi penguduran diri Perdana Menteri Malaysia itu.

Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com, Mahathir Mohamad juga telah mengumumkan pengunduran dirinya melalui laman Twitter resmi @chedetofficial.

Dalam unggahan twitter tersebut, Mahathir memposting foto peletakan jabatannya sebagai perdana menteri Malaysia.

Disebutkan di cuitan tersebut, Mahathir Mohamad telah mengajukan surat pengunduran dirinya pada Senin siang (24/2/2020).

Dilansir dari The Star, berikut kronologi lengkap PM Malaysia Mahathir Mohamad mengundurkan diri:

09.26:

Anwar, bersama dengan Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail dan Lim Guan Eng, tiba di Kantor Perdana Menteri di Putra Perdana, untuk bertemu dengan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

09:45:

Menteri Kesehatan Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad bercanda di sebuah acara bahwa ini mungkin acara terakhirnya sebagai menteri.

10:00:

Selangor Mentri Besar Datuk Seri Amirudin Shari telah memanggil semua majelis negara bagian PKR untuk berkumpul di kediaman resminya. Dia diperkirakan akan melapor kepada Sultan Selangor setelah pertemuan selesai.

10.25:

Anwar, Dr Wan Azizah dan Guan Eng meninggalkan Putra Perdana setelah mengetahui bahwa Mahathir tidak ada di kantor. Diyakini bahwa mereka menuju ke rumah Perdana Menteri di Pertambangan, Kuala Lumpur.

10.30:

Sekretaris Jenderal PKR Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail tidak hadir dalam acara yang seharusnya dia hadiri. Dia sebaliknya diwakili oleh sekretaris jenderal yang baru diangkat Datuk Hasnol Zam Zam Ahmad.

12.00:

Beberapa pemimpin dan anggota parlemen PKR telah tiba di markas besar partai untuk pertemuan khusus, yang diharapkan akan dimulai pada siang hari.

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Instagram/jokowi)

Anwar dan Dr Wan Azizah diprediksi akan menghadiri pertemuan ini. Para pemimpin utama DAP, termasuk Lim Kit Siang, juga berkumpul di markas DAP untuk pertemuan darurat.

12:45:

Anwar dan Dr Wan Azizah Wan Ismail tiba di markas PKR untuk pertemuan khusus dengan para pemimpin partai.

Anwar mengatakan kepada wartawan yang menunggu di luar bahwa dia puas dengan pertemuannya dengan Mahathir.

13:40:

Saifuddin Nassution diharapkan segera mengadakan konferensi pers dengan para pemimpin lainnya.

Anwar tidak akan bergabung dengan konferensi pers karena ia akan bergegas ke Istana Negara untuk pertemuan pada pukul 2.30 siang di sana.

13:45:

Muncul laporan bahwa Mahathir telah mengirim surat pengunduran dirinya kepada Raja.

Kabar pengunduran diri Mahathir Mohomad menjadi puncak dari kemelut politik yang mengguncang Malaysia sejak Minggu kemarin.

Negeri Jiran itu dilanda ketidakpastian politik setelah muncul kabar Mahathir Mohamad akan mengumumkan pembentukan koalisi baru.

Koalisi yang disebut-sebut bernama Pakatan Nasional ini akan didukung oleh kubu oposisi Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan Partai Islam Se-Malaysia (PAS).

Pembentukan koalisi baru berarti bubarnya koalisi berkuasa Pakatan Harapan serta batalnya kesepakatan transisi kekuasaan antara Mahathir dengan politisi senior Anwar Ibrahim.

Seperti diketahui, Pakatan Harapan telah sepakat Anwar akan menggantikan Mahathir pada Mei 2020.

Meski demikian, rencana penyerahan kekuasaan ini terus dilanda ketidakpastian yang berpuncak pada drama politik yang saat ini sedang berlangsung.

Anwar sendiri sudah bersuara mengecam pengkhianatan politik ini, di mana dia secara tidak langsung merujuk ke mantan orang kepercayaannya, Menteri Ekonomi Azmin Ali.

Azmin yang mengincar kursi PM adalah sosok yang dipercaya memotori upaya untuk membentuk koalisi baru serta menggagalkan Anwar menjadi orang nomor satu Malaysia.

Perkembangan terakhir menyebutkan, Anwar telah memecat Azmin dari Partai Keadilan Rakyat (PKR). Anwar bertemu dengan Mahathir di kediamannya siang ini.

Dia berujar, pertemuan itu berjalan dengan lancar dan Mahathir tidak akan mengkhianati mandat yang telah diberikan rakyat.

Politisi berusia 72 tahun itu tidak menyinggung sedikit pun mengenai pengunduran diri Mahathir.

Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Malaysia

Istri politisi senior Malaysia Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail, berpeluang jadi perdana menteri perempuan pertama setelah Mahathir Mohamad mundur.

Kabar itu terjadi setelah muncul adanya upaya untuk menyingkirkan Anwar dengan membentuk koalisi pemerintahan baru di luar Pakatan Harapan.

Dikutip Malay Mail, sebuah sumber mengatakan Mahathir sudah menjadikan Wan Azizah Wan Ismail sebagai PM Malaysia interim.

Sebabnya, partai Dr M, julukan Mahathir Mohamad, Partai Bersatu, memilih untuk meninggalkan koalisi Pakatan Harapan yang menang pemilu Mei 2018.

Mantan pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim didampingi istrinya, Wan Azizah Wan Ismail memberikan jumpa pers di kediamannya, Rabu (16/5/2018), usai resmi bebas dari penjara.

'"Wan Azizah adalah penjabat perdana menteri," ujar sumber yang dikenal dekat dengan Anwar Ibrahim yang merupakan Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR).

Adapun dalam pemerintahan, Wan Azizah selain menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri, juga mengemban tugas sebagai Menteri Perempuan, Keluarga, dan Pembangunan Masyarakat.

Di saat bersamaan, sumber itu juga menerangkan Menteri Ekonomi Azmin Ali yang juga Wakil Presiden PKR dipecat oleh Anwar.

Begitu juga dengan Menteri Perumahan dan Pemerintahan Lokal Zuraida Kamaruddin, notabene tangan kanan Azmin Ali, juga terdepak. (kompas/kontan/Tribunjakarta.com)


Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad Anwar Ibrahim


Related Post



Loading...