Advertisement

Hoaks Isu Longsor Susulan di KM118 Tol Cipularang, Warga Kampung Hegarmanah Masih Was-was

Hoaks Isu Longsor Susulan di KM118 Tol Cipularang, Warga Kampung Hegarmanah Masih Was-was
Hilmi Abdul Halim/"PR"
Editor: Dea Teras KBB —Senin, 17 Februari 2020 08:36 WIB

Terasjabar.id -  Warga Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat masih merasa waswas setiap turun hujan deras. Mereka khawatir, terjadi longsor susulan dari tebing di pinggir Jalan Tol Cipularang Km 118.

Ketua RW 4 Desa Sukatani Wahyudin mengungkapkan, dirinya menerima informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi bahwa potensi pergerakan tanah masih ada jika turun hujan.

"Makanya kami khawatir. Apalagi, jarak material longsor paling dekat ke rumah saya," ujarnya, Minggu 16 Februari 2020.

Sejak longsor menerjang kampung mereka pada 11 Februari lalu, material longsor belum bisa dibersihkan. Longsor tersebut menimbun 2 rumah, menyebabkan 4 rumah rusak berat, dan 4 rumah terdampak, dan 80 rumah lainnya terancam.

Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, pihaknya meminta agar PT Jasa Marga sebagai pemilik lahan yang menjadi titik awal longsor, membuat saluran pembuangan, penahan tanah, dan menjebol gorong-gorong yang tersumbat. Sebab, saluran yang ada sekarang masih terlalu kecil, sehungga tidak bisa mengalirkan air dengan maksimal. 

"Kalau bronjong sudah ada pembicaraan, katanya Senin mau dibuat. Tapi, paling penting itu gorong-gorong yang tersumbat harus dijebol, jadi genangan di sawah bisa mengalir ke saluran di bawah," katanya.

Menurut dia, saat ini sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas seperti biasanya. Namun, ada juga yang masih bertahan di rumah kerabatnya. 

"Untuk yang rumahnya rusak parah itu masih bertahan di saudara dan tetangga. Ada sekitar 6 keluarga yang belum pulang. Sebagian sudah pada pulang ke rumah masing-masing. Tapi kalau hujan biasanya langsung pindah lagi, mungkin trauma," katanya.

Sementara itu, General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Pratomo Bimawan Putra menyatakan bahwa pihaknya bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, dibantu Ditjen Bina Marga dan BBWS Citarum Kementerian PUPR serta Tim Ahli telah menyusun rencana penanganan baik untuk penanganan sementara maupun untuk penanganan permanen.

“Di antaranya adalah pengujian tanah, pemasangan boredpile, hingga penyediaan sheetpile baja dan alat pancangnya sebagai alternatif penanganan jika terjadi kondisi darurat,” katanya.

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi memastikan selama pelaksanaan penanganan area longsor, dua lajur untuk kedua arah baik arah Jakarta maupun arah Bandung dapat dilintasi secara normal. Selain itu, Jasa Marga bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana longsor ini dengan berbagai program bantuan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mentaati rambu-rambu, serta memantau kondisi lalu lintas perjalanan. Informasi lalu lintas di seputar tol milik Jasa Marga dapat di akses melalui Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080," katanya. 

Jasa Marga juga mengklarifikasi informasi yang beredar viral di grup WhatsApp. Informasi itu berisi foto udara lokasi longsor dekat Jalan Tol Purbaleunyi Km 118 yang terbit di koran PR, Jumat 14 Februari 2020 diikuti narasi yang menimbulkan persepsi terjadi longsor susulan di lokasi tersebut. Pihak Jasa Marga memastikan informasi tersebut hoaks.

Hal ini dipertegas pula oleh Kasat PJR Dirlantas Polda Jabar Kompol Zainal Abidin yang menyatakan bahwa Jalan Tol Cipularang, khususnya Km 118+600 masih dapat dilintasi kedua arah. Dia memastikan, jalan tol tersebut baik yang menuju Bandung maupun yang menuju ke arah Jakarta masih aman untuk dilintasi di kedua arah. 

"Sehingga informasi-informasi yang beredar apalagi sampai jalan terputus itu tidak benar. Sekali lagi dipastikan, hingga sore ini Jalan Tol Cipularang, khususnya Km 118+600, masih dapat dilintasi di kedua arah dengan aman," ucapnya.


(Pikiran-rakyat.com)

Hoaks Isu Longsor Susulan di KM118 Tol Cipularang Warga Kampung Hegarmanah Kabupaten Bandung Barat KBB


Related Post



Loading...