Advertisement

Polres Cimahi dan BPBD Bentuk Satgas untuk Tangani Longsor di Desa Sukatani Bandung Barat

Polres Cimahi dan BPBD Bentuk Satgas untuk Tangani Longsor di Desa Sukatani Bandung Barat
Kapolres Cimahi AKBP Yoris Maulana, Rabu (12/2/2020) (Foto:iNews/Yuwono)
Editor: Dea Teras KBB —Rabu, 12 Februari 2020 14:43 WIB

Terasjabar.id -  Polres Cimahi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat akan membentuk satgas khusus untuk mengatasi bencana longsor. Kini polisi fokus mengamankan aset warga yang dievakuasi dari rumah-rumah yang longsor.

"Polres dan BPBD akan membentuk satgas khusus penanggulangan. Kami akan mendirikan tenda serta memberikan bantuan makanan dan minuman," kata Kapolres Cimahi, AKBP Yoris Maulana, di lokasi longsor Desa Sukatani, Bandung Barat,yang dikutip dari Inews.id, Rabu (12/2/2020).

Yoris akan memerintahkan jajarannya untuk membantu BPBD dalam melakukan penyedotan air agar tidak terjadi longsor susulan. Dia sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani masalah ini.

"Kami akan melakukan penyedotan," katanya.

Untuk jumlah korban akibat longsor, Yoris memastikan tidak ada. Dia masih menghitung jumlah kerugian material yang diderita para korban.

"Korban jiwa tidak ada," katanya.

Dikutip dari Inews.id, longsor terjadi di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (12/2/2020) malam. Longsor itu mengakibatkan 10 rumah warga rusak dan 80 orang mengungsi.

10 rumah yang rusak tersebut terdiri dari 1 rumah tertimbun, 3 rumah rusak berat, dan 6 rumah terancam terkena longsoran susulan.

Polisi amankan barang-barang warga, Rabu (12/2/2020) (Foto:iNews/Yuwono)
Polisi amankan barang-barang warga, Rabu (12/2/2020) (Foto:iNews/Yuwono)

Longsor tersebut diduga karena saluran air (gorong-gorong) yang tidak berfungsi. Pengecekan yang dilakukan tim BPBD menemukan air terserap ke tanah dan mengakibatkan longsor.

Polres Cimahi BPBD Satgas Longsor di Desa Sukatani Bandung Barat KBB Tol Cipularang


Related Post



Loading...