Advertisement

Banjir 40 Sampai 50 Cm di Pluit Raya dan PLTU Muara Karang, Update Ketinggian Air di Ibu Kota

Banjir 40 Sampai 50 Cm di Pluit Raya dan PLTU Muara Karang, Update Ketinggian Air di Ibu Kota
Istimewa/Kolase foto Twitter @RadioElshinta
Editor: Malda Berita Viral —Jumat, 24 Januari 2020 18:39 WIB

Terasjabar.id - Hujan deras mengguyur seluruh wilayah Jakarta pagi ini.

Pantauan Wartakotalive.com dari Twitter, beberapa wilayah mulai tergenang banjir.

Dari Twitter Radio Elshinta, pada pukul 10.09 banjir setinggi 40-50 cm di Grand Heaven, Jalan Pluit Raya Penjaringan, menuju Emporium Pluit, Jakarta Utara. 


Sementara itu di Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat seorang warga bernama Danil melaporkan genangan air setinggi 30 cm mulai memenuhi jalan raya. 

Genangan air setinggi 30 cm di Komplek Sekretaris Negara di Cempaka Putih Barat, Jumat (24/1/2020)
Genangan air setinggi 30 cm di Komplek Sekretaris Negara di Cempaka Putih Barat, Jumat (24/1/2020) (Istimewa)

Genangan air juga terdapat di Jalan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Hati-hati bagi pengendara motor yang akan melintas di sana.

Sementara itu di depan Jalan masuk perumahan Kota Bumi Tangerang, ada genangan setinggi 10-15 cm dan saat ini cuaca hujan.

Selain itu banjir setinggi 40-50 cm di sekitar PLTU Muara Karang, Jakarta Utara. Cuaca masih hujan deras 

Banjir juga menggenangi kawasan Kemayoran Gempol Jalan Kebon Kosong RT 004/07, Jakarta Pusat.

Membersihkan Tali Air 

Terpantau dari Twitter Dinas Sumber Air DKI Jakarta, para petugas sigap membersihkan tali air di beberapa tempat supaya tak terjadi genangan.

Seperti yang dilakukan di Jalan Sudirman dan Kali Mokervart.

Pembersihan tali air di Sudirman (Twitter@DinasSDAJakarta)

Kondisi Tinggi Pintu Air Jumat 24 Januari 2020

Cuaca mendung di Jakarta pada pagi ini, kemungkinan akan menjadi hujan deras. Lalu bagaimana kondisi ketinggian pintu air di 13 sungai di Jakarta?

Dikutip Wartakotalive.com dari Twitter Dinas Sumber Daya Air pada hari Juamt (24/01/2020) pukul 10.00, berikut ketinggian air di pintu air, beserta kondisi cuacanya.

2. Angke Hulu ketinggian 30 cm dengan cuaca mendung (Siaga 4)
3. Katulampa ketinggian 10 cm dengan cuaca mendung tipis (Siaga 4)
4. Depok ketinggian 110 cm cuaca mendung (Siaga 4)
5. Manggarai ketinggian 640 cm cuaca mendung tipis (Siaga 4)
6. Krukut Hulu ketinggian 30 cm dengan cuaca mendung (Siaga 4)
7. Karet ketinggian 280 cm cuaca mendung(Siaga 4)
8. Waduk Pluit ketinggian minus 190 cm cuaca mendung (Siaga 4)
9. Pasar Ikan ketinggian kali minus 210 cm namun ketinggian air laut 222 cm cuaca hujan 

(Siaga 2)
11. Cipinang Hulu ketinggian 75 cm dengan cuaca mendung  (Siaga 4)
12. Sunter Hulu ketinggian 60 cm dengan cuaca gerimis(Siaga 4)
13. Pulo Gadung ketinggian 330 cm dengan cuaca gerimis (Siaga 4)

kondisi ketinggian di 13 pintu air

 

Arti Ketinggian Air di Pintu Air 

Warga yang berada di bantaran sungai diminta untuk selalu waspada.

Di luar urusan curah hujan dan saling keterkaitan antara ketinggian di satu pos pengamatan dengan pos lain atau beragam pintu air, status kesiagaan juga patut ditilik.

Muka air di Bendung Katulampa, Bogor, mencapai 240 cm atau pada posisi Siaga I pada Senin (5/2/2018) sekitar pukul 09:05 WIB.
Muka air di Bendung Katulampa, Bogor, mencapai 240 cm atau pada posisi Siaga I pada Senin (5/2/2018) sekitar pukul 09:05 WIB. (bpdb)

Demi lebih jelas memahami status-status tersebut, berikut pemaparan BPBD DKI Jakarta pada laman resminya:

Siaga IV : Belum ada peningkatan debit air secara mencolok. Komando di lapangan, termasuk membuka atau menutup pintu air serta akan diarahkan ke mana air bersangkutan, cukup dilakukan oleh komandan pelaksana dinas atau wakil komandan operasional wilayah.

Siaga III : Bila Hujan yang terjadi menyebabkan terjadinya debit air meningkat di pintu - pintu air, tapi kondisinya masih belum kritis dan membahayakan.

Meski demikian bila status siaga III sudah ditetapkan, masyarakat sebaiknya mulai berhati-hati dan mempersiapkan segala sesuatunya dari berbagai kemungkinan bencana banjir.

Siaga II : Bila Hujan yang terjadi menyebabkan debit air mulai meluas, maka akan ditetapkan Siaga II, penanggung jawab untuk siaga II ini adalah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, yaitu Sekretaris Daerah.

Siaga I : Bila dalam enam jam debit air tersebut tidak surut dan kritis maka ditetapkan Siaga I. Penanggung jawab penanganan status siaga I langsung di tangan gubernur. (Dian Anditya Mutiara)




banjir jakarta banjir dki jakarta Under Pass Muara Karang


Related Post



Loading...