Advertisement

Dilema Seorang Kakak Lantaran Sandal Adiknya Digunting Oknum Guru, Mau Lapor Tapi Takut Dikeluarkan

Dilema Seorang Kakak Lantaran Sandal Adiknya Digunting Oknum Guru, Mau Lapor Tapi Takut Dikeluarkan
Curhatan seorang kakak lantaran sandal adiknya dipotong oleh guru di sekolah.* /AGUS KUSNADI/KP
Editor: Dea Berita Viral —Jumat, 24 Januari 2020 14:32 WIB

Terasjabar.id - Kakak dari salah satu pelajar MTs di Kabupaten Pangandaran curhat yang diposting melalui akun facebooknya di group APA KABAR PANGANDARAN. Dia mengaku adiknya kerap diperlakukan kasar oleh salahsatu gurunya saat di sekolah

Dikutip dari pikiran-rakyat.com, diketahui bahwa kejadian tersebut menimpa salah satu pelajar di MTs Sindangwangi Desa Harumandala Kec Cigugur, Kab Pangandaran.

Dalam postingan akun facebooknya pada hari Kamis, 23 Januari 2020 malam hari, berbunyi, "Saya tunggu itikad baiknya. TI BAHEULA nepi ka ayeuna can aya rubah na. Jaman uing ngepretan murid nu ka beurangan. Jaman adi ayeuna sendal nu jadi sasaran. Ayeuna teh usum hujan sapatu baseuh..Apa eweuh hukuman lain. Sambil memosting foto sepasang sandal gunung yang sudah terpotong," tulisnya.

Saat dikonfirmasi melalui inbox nya dia mengatakan, bahwa sandal adiknya telah digunting oleh gurunya saat masuk sekolah

"Adik saya cuma punya satu pasang sepatu dan basah karena kehujanan saat pulang sekolah, terpaksa berangkat sekolah keesokan harinya pakai sandal gunung," ujarnya, Jumat, 24 Januari 2020.

Tapi kata dia, adiknya malah dimarahi sama oleh gurunya dan menggunting sandal gunung yang dipakainya ke sekolah, padahal sudah disampaikan bahwa sepatunya basah karena kehujanan.

Awak media mencoba menyarankan untuk melaporkan ke pimpinan oknum guru di sekolahnya, namun dirinya mengaku khawatir dengan melaporkan ke atasan guru tersebut akan berdampak pada adiknya. 

"Bilih aya buntut na ka rayi abdi, soalna nu atos-atos ge, muridna anu dikaluarkeun. Emang sih gurunya itu-itu juga dari jaman saya dulu," ujar narasumber (kakak korban) yang tidak mau disebut identitasnya dengan alasan demi keamanan.

Soalnya kata dia, ada satu sampai dua orang tua murid yang memprotes kalau anaknya dikeluarkan dari sekolah. Bukan jadi pelajaran bagi gurunya yang ada muridnya jadi putus sekolah.

"Kalo punya sepatu lagi mah gak mungkin alasan pakai sandal ke sekolah. Ayeuna rayi piwarang sakola ngangge sapatu abdi nu jangkung paranti abdi touring. Kalo masih masalah ku abdi bade diramekuen wae," ucapnya dalam bahasa sunda. 

Saat dikonfirmasi Kepala Kementerian Agama Kab Pangandaran, Drs H Cece Hidayat membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut.

"Ya kami sudah perintahkan Pengawas bersama staff untuk mengklarifikasi informasi tersebut datang ke sekolahnya. Senin besok kita panggil guru yang bersangkutan untuk mengetahui apa motifnya. Informasi itu kan baru sepihak," ujar Cece.

Dilema Seorang Kakak Lantaran Sandal Adiknya Digunting Oknum Guru Mau Lapor Tapi Takut Dikeluarkan Viral Pangandaran


Related Post



Loading...