Advertisement

Apel Siaga Penanggulangan Bencana, Dandim 0611/Garut Terapkan Sistem Early Warning, Early Detection

Apel Siaga Penanggulangan Bencana, Dandim 0611/Garut Terapkan Sistem Early Warning, Early Detection
Apel Siaga Penanggulangan Bencana, Dandim 0611/Garut Terapkan Sistem Early Warning, Early Detection
Editor: Epenz Hot News —Rabu, 15 Januari 2020 17:58 WIB

Garut, Terasjabar.id - Kabupaten Garut disebut-sebut sebagai etalase bencana, dengan tingkat potensi bencana alam cukup tinggi. Sehingga harus dipersiapkan sedini mungkin, manajemen tanggap darurat dan pasca bencana.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk dan telepon

“Saat ini kita belum dalam kondisi darurat, kita baru pada tahap pra bencana, di mana ada sosialisasi-sosialisasi, pelatihan-pelatihan dan mitigasi-mitigasi upaya mengurangi dampak dari bencana itu sendiri,” ujar Dandim 0611/Garut Letkol Inf Erwin Agung TWA., S.T., M.Tr.(HAN) usai pelaksanaan apel penanggulangan bencana, di Lapangan Otto Iskandardinata (Alun-alun), Jl. Ahmad Yani Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (15/01/2020).

Dandim 0611/Garut menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana mengingat wilayah Kabupaten Garut mempunyai 13 titik potensi rawan bencana alam diantaranya banjir dan tanah longsor.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, luar ruangan

“Kita harus serius, jangan pula bencana orang cuman nggak perlu dilaporkan, salah. Jadi kita harus saling komunikasi, jangan terlambat. Untuk itu, para Babinsa disiagakan untuk antisipasi bencana , semuanya kita terapkan sistem early warning, early detection,” jelas Letkol Inf Erwin.

Dandim juga mengingatkan agar kompetensi tentang kebencanaan harus disiagakan, jangan sampai terlambat apabila ditemukan gejala alam yang tidak wajar.

"Setiap kekurangan baik berupa alat ataupun SDM harus segera dikoordinasikan dan disiapkan apalagi di saat-saat sekarang ini sudah terjadi banyak longsor, sampai dengan Desember kemarin tidak terjadi kebakaran hutan, tapi longsor ada tiga titik yaitu Cisompet, kemudian Banjarwangi juga Pakenjeng, jadi alat-alat berat kita fokuskan di situ," tegas Dandim.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, pohon, tanaman, langit dan luar ruangan

Pada intinya Dandim 0611/Garut mengatakan kalau bencana alam adalah hal yang tidak dapat di cegah, tetapi yang lebih penting bagaimana upaya untuk meminimalisir dampak yang kemungkinan terjadi akibat bencana. 

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan luar ruangan

Apel siaga penanggulangan bencana alam di Wilayah Kabupaten Garut Tahun 2020 antara lain TNI, POLRI, Satpol PP, Polhut, Basarnas, Damkar, BPBD, Dishub, PMI, Tagana, Pramuka, dan Ormas PP ini dihadiri Danrem 062/Tn, Kolonel Inf Parwito diwakili Pasi Ops Rem 062/Tn Mayor Inf Ahun., Dandenpom III/2 Garut, Letkol Cpm Yulius Amra., Kasi Ren 062/Tn, Letkol Caj Sutarmin., Wadan Dan Yon 303/SM Kostrad, Mayor Inf L. H Siahaan., Sekda Kabupaten Garut, Ir Deni Suherlan, M. Si., Kakesbangpol Kabupaten Garut, Drs. Wahyu Wijaya, M.Si., Ka Satpol PP Kabupaten Garut, Drs. H. Hendra S Gumilang, M.M., Ketua DPRD Kabupaten Garut, Dra. Hj . Euis Ida Wartiah M.Si., Kepala Basarnas Jabar, Deden Ridwansyahm, S. Sos., para pejabat utama TNI/Polres Garut, Danyon KBN Kabupaten Garut, H. Sopian.


(Jajang Sukmana)

Potensi Bencana Alam Cukup Tinggi Dandim 0611/Garut Apel Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Garut


Related Post



Loading...