Advertisement

Nelayan Asal Pangandaran Tewas Tertabrak Kereta di Cimahi

Nelayan Asal Pangandaran Tewas Tertabrak Kereta di Cimahi
Editor: Dea Teras Cimahi —Selasa, 14 Januari 2020 14:02 WIB

Terasjabar.id - Perlintasan kereta api Km 146 RT 07/08, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, kembali menelan korban jiwa.

Tosin (42), seorang nelayan asal Dusun Ciwaru RT 08/06, Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran ditemukan tewas pada Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 09.50 WIB setelah tertabrak kereta api di perlintasan tersebut.

Kapolsek Cimahi, Kompol Saidina B. Mahdun mengungkapkan Tosin ditemukan tewas di perlintasan kereta api setelah ada laporan dari masinis Kereta Api Bandung Raya tujuan Padalarang-Cicalengka.

"Saat itu laporannya ada 1 (satu) orang yang berjalan kaki di perlintasan kereta api dan kemudian ketabrak pada saat kereta melaju," kata Saidina saat dihubungi, Selasa (14/1/2020).

Mendapati informasi tersebut, saksi mata atas nama Dadan Mursadad (33) dan Gustiawan (27), yang tak jauh dari lokasi tabrakan lantas mengecek ke lokasi kejadian.

Pada saat sampai di TKP,  mereka mendapati korban yang berjenis kelamin laki-laki sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Setelah menerima laporan, kita langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban," ucap Saidina.

Pihaknya langsung meminta keterangan dari keluarga korban. Hasilnya, menurut keterangan keluarga, Tosin memiliki riwayat penyakit depresi dan masih melakukan berobat jalan di Rumah Sakit Kasih Bunda.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Korban akan dimakamkan Pangandaran oleh pihak keluarga," tuturnya.

Dari sekitar TKP juga polisi menemukan barang bukti milik korban. Seperti dompet, KTP, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Asuransi Nelayan, Kartu Anggota Partai Nasdem, Kartu ATM Bank Mandiri dan sejumlah uang dalam pecahan rupiah.

"Barang-barang milik korban diserahkan kepada keluarga," tandasnya. (SDK)

Nelayan Asal Pangandaran Tewas Tertabrak Kereta di Cimahi


Related Post


 


Loading...