Advertisement

Tips Pertolongan Pertama Mengatasi Hipotermia pada Anak

Tips Pertolongan Pertama Mengatasi Hipotermia pada Anak
Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Editor: Dea Teras Health —Jumat, 3 Januari 2020 09:44 WIB

Terasjabar.id - Kondisi curah hujan yang ekstrem mengakibatkan sejumlah ruas wilayah di Jakarta dan sekitarnya terdampak banjir. Proses evakuasi ke lokasi pengungsian mengakibatkan beberapa korban mengalami hiportemia, termasuk anak-anak yang lebih rentan mengalaminya.

Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah 35 derajat celcius. Ketika suhu tubuh berada jauh di bawah normal (37 derajat celcius) maka fungsi sistem saraf dan organ tubuh lainnya akan mengalami gangguan.

Jika tidak segera ditangani, hipotermia dapat menyebabkan gagal jantung, gangguan sistem pernapasan, dan bahkan kematian. Hipotermia terjadi ketika panas yang dihasilkan tubuh tidak sebanyak panas yang hilang. Sejumlah kondisi yang berpotensi membuat panas tubuh banyak hilang dan menyebabkan hipotermia.

Dilansir dari tempo.co, Dokter spesialis anak Lucia Nauli Simbolon menambahkan, hipotermia adalah kondisi kedinginan yang ekstreem saat termogulasi tubuh tidak berfungsi dengan baik. Termogulasi adalah kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara pembentukan panas dan kehilangan panas agar dapat mempertahankan suhu tubuh dalam batas normal.

"Suhu rendah menjadi respon yang alami bagi bayi, sementara untuk bayi pusat termogulasi pada tubuh belum berfungsi secara optimal," jelas dr Lucia, Kamis 2 Januari 2020. Meski anak yang sudah balita relatif lebih tahan namun jika berkelanjutan bisa mengakibatkan dampak fatal bagi mereka.

Menurut Lucia, tidak ada obat khusus, sebab pusat suhu tubuh ada di otak yang mengatur suhu tubuh kita akan menyesuaikan dengan lingkungannya. Dokter spesialis anak yang praktik di RS Harapan Kita ini mengatakan yang paling penting adalah segera mengganti baju yang basah dengan baju kering dan ditambah selimut hangat.

"Setelah kondisi anak lebih nyaman maka anak segera dikasih cairan berupa minuman air hangat, susu hangat atau makanan hangat jika anak sudah tak lagi menyusui," ucap dr Lucia. Jika dalam keadaan darurat, dia mengimbau untuk segera mencari pertolongan pertama dari medis agar bisa tertangani dengan baik dan di bawah pengawasan.

Tips Pertolongan Pertama Hipotermia pada Anak


Related Post


 


Loading...