Advertisement

Jumlah Warga yang Mengungsi Akibat Banjir di Cimareme, Kabupaten Bandung Barat Bertambah

Jumlah Warga yang Mengungsi Akibat Banjir di Cimareme, Kabupaten Bandung Barat Bertambah
Whisnu Pradana
Editor: Epenz Teras KBB —Rabu, 1 Januari 2020 18:19 WIB
Terasjabar.id, Bandung Barat - Sebanyak 232 warga Perumahan Cimareme Indah, Blok D RT 04/03, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungsi setelah rumahnya diterjang banjir bandang, Selasa (31/12/2019).

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari jumlah pengungsi pada malam setelah kejadian sebanyak 150 jiwa. Warga diungsikan ke dua tempat, yakni Masjid Al Ikhlas dan Madrasah At-Tiin yang lokasinya tak jauh dari perumahan tersebut.

Sehari pascabanjir, warga lansia dan anak-anak masih bertahan di pengungsian karena rumahnya masih terendam lumpur dan ada juga rumah yang jebol.

Ketua RT 04, Yayat Ruhyat mengatakan, akibat banjir bandang itu ada 150 rumah yang terdampak, bahkan 8 rumah yang lainnya jebol dan untuk sementara ini tak bisa ditempati.

"Hampir semua warga mengungsi, jumlahnya 232 warga, kami melakukan evakuasi ke masjid," ujarnya saat ditemui di Perumahan Cimareme Indah, Rabu (1/1/2020).

Di lokasi pengungsian, sejumlah warga banyak yang beristirahat, bahkan ada warga yang sakit dan hanya bisa berbaring di tempat tidur yang disedikan oleh relawan dan pihak pemerintah.

Warga yang mengungsi Ening (57) mengatakan, ia bersama warga yang lain mengungsi setelah rumahnya diterjang banjir bandang hingga dipenuhi lumpur.

"Kami akan kembali ke rumah setelah lumpurnya bersih, saat ini lagi dibersihkan sama keluarga dibantu warga yang lain," katanya.

Untuk bantuan makanan, kata dia, hingga saat ini masih cukup berkat adanya bantuan dari relawan dan BPBD Kabupaten Bandung Barat.

"Kalau untuk makanan, sembako masih aman, ada juga bantuan tempat tidur dan selimut," ucapnya. (SDK)

Hujan Deras Bencana Alam Banjir Bandang Kabupaten Bandung Barat Mengungsi


Related Post



Loading...