Advertisement

Berikut Bacaan Do'a Bila Terjadi Hujan Deras, Agar Kita Terhindar Dari Banjir Bandang

Berikut Bacaan Do'a Bila Terjadi Hujan Deras, Agar Kita Terhindar Dari Banjir Bandang
(Duta Islam : Google)
Editor: Epenz Life Style —Rabu, 1 Januari 2020 17:55 WIB

Terasjabar.id - Usai dilanda musim kemarau panjang, kini giliran musim penghujan telah tiba.

Seperti diketahui di beberapa wilayah di Indonesia sudah mengalami hujan.

Bahkan ada pula sejumlah wilayah yang mengalami potensi hujan lebat disertai angin kencang, petir hingga terjadi banjir bandang.

Fenomena pancaroba ini tentunya membuat sebagian masyarakat resah.

Pasalnya kendati hujan dianggap sebagai rahmat, tak jarang pula hujan mengakibatkan musibah dan bencana.

Oleh karena itu fenomena apapun hendaknya muslim selalu mengingat dan berlindung kepada sang Maha Kuasa.

Sebagaimana yang telah disyariatkan, dalam situasi apapun hendaknya berlindung kepada Allah SWT.

Salah satu muslim berlindung adalah dengan cara berdoa.

Doa dapat diartikan pula sebagai pelindung untuk menghindari dari bencana dan musibah.

Oleh karena itu saat hujan lebat tiba Rasulullah Shallallahu 'alalihi wa sallam menganjurkan muslim untuk berdoa.

Dikutip dari rumayso, apalagi doa saat turun hujan merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

Seperti yang diriwayatkan Sahl bin Sa'ad, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, bersabda:

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

“Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika adzan dan doa ketika ketika turunnya hujan.”
(HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078).

Demikian doa saat hujan lebat dan doa ketika banjir bandang, dianjuran Rasulullah.

Bacaan doa saat hujan lebat atau ketika banjir bandang ini merupakan permohonan agar hujan yang turun ke bumi tidak membawa bencana.


Berikut kumpulan bacaan doa saat hujan lebat atau doa ketika banjir bandang

Bacaan doa saat hujan lebat

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

(Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari)

"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari no. 1014)


Berdoa setelah hujan turun adalah rahmat

Dalam hadis diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah pernah bersabda tentang turunnya hujan ke bumi.

Rasulullah mengungkapkan perbedaan dua golongan muslim dan kufur saat hujan itu turun.

أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ. فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا. فَذَلِكَ كَافِرٌ بِى مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ

“Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir.

Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), makadialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang.

Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.” (HR. Bukhari no. 846 dan Muslim no. 71).


Sejumlah pengendara saat melintasi banjir di kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019). Banjir yang merendam kawasan Jatinegara merupakan banjir kiriman karena intensitas hujan yang tinggi di kawasan Bogor.
Sejumlah pengendara saat melintasi banjir di kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019). Banjir yang merendam kawasan Jatinegara merupakan banjir kiriman karena intensitas hujan yang tinggi di kawasan Bogor. (Tribunnews/jeprima)

Bacaan doa meminta hujan

Kendati musim hujan di beberapa wilayah di Indonesia sudah tiba.

Namun di sejumlah wilayah lainnya hujan masih belum tiba dan masih dinantikan.

Berikut bacaan doa meminta hujan

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memanjat doa meminta hujan, sebagai berikut.

الحمد لله ربّ العالمين الرحمن الرحيم. مالك يوم الدين. لا إله إلاَّ الله يفعل ما يريد، اللهمّ أنت الله لا إِله إلاَّ أنت الغني ونحن الفقراء، أنزِل علينا الغيث، واجعل ما أنزلتَ لنا قوّة وبلاغاً إِلى حين

“Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, Yang Maha Pengasih Penyayang, Raja di hari pembalasan.
Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Dia melakukan apa yang Dia kehendaki.

Ya Allah, Engkau adalah Allah yang tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Yang Maha Kaya, dan kami makhluk miskin.

Turunkanlah hujan kepada kami, jadikan hujan yang Engkau turunkan sebagai kekuatan dan bekal yang bisa mengantarkan kami sampai waktu tertentu.”

Aisyah Radhiyallahu'anhu mengatakan, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melihat turun hujan mengucapkan,

"Allahumma shoyyiban nafi'an."

Artinya : Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat. (HR. Bukhari No 1032).

Disadur dari Tribunjabar.id

Musim Penghujan Berlindung Kepada Allah SWT Do'a Terhindar Dari Banjir Bandang


Related Post



Loading...