Advertisement

Nadiem Minta Waktu 6 Bulan Selesaikan Blue Print Pendidikan

Nadiem Minta Waktu 6 Bulan Selesaikan Blue Print Pendidikan
Foto: Biro Setpres
Editor: Dea Pendidikan —Rabu, 25 Desember 2019 14:57 WIB

Terasjabar.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim minta waktu enam bulan untuk menyelesaikan cetak biru atau blue print sistem pendidikan.

"Blue print untuk kemana ini arah pendidikan sudah dibuat. Tapi ini tidak bisa tergesa-gesa, ya. Kita sudah banyak materi, riset, tapi harus dikemas dalam suatu strategi," ujarnya saat ditemui di Gedung Kemendikbud pada Senin, 23 Desember 2019. 

Dilansir dari tempo.co, Nadiem menyebutkan pembuatan cetak biru tak bisa hanya memuat gambaran statistik saja, karena memerlukan fleksibilitas di dalamnya. Hal ini dilakukan agar jika industri berubah sistem pendidikannya pun mampu mengikuti. Maka dari itu, ia meminta waktu 6 bulan untuk menyelesaikannya.  

"Kemerdekaan belajar itu sebenarnya satu blue print sendiri, lho. Jadi ini harus dipahami, ya. Bahwa contoh kemarin waktu guru-guru diberikan kemerdekaan untuk melakukan penilaiannya sendiri, USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) menjadi US (Ujian Sekolah) ini satu kenyataan yang harus dipahami," katanya.

"Mau itu gurunya kompetensinya tinggi atau rendah tanpa melalui proses ini, tanpa proses berpikir sendiri. Gimana ya caranya menilai murid yang dulunya berstandar secara nasional menjadi relevan dan akurat untuk murid-murid," katanya.

Karena proses penilaian independen ini dilewati pada periode sebelumnya, menurut Nadiem, proses pembelajaran di kelas hanya berputar pada hal yang sama berulang kali. 

Sebelumnya Komisi X DPR RI meminta Nadiem untuk menyusun cetak biru atau blue print arah kebijakan dari sistem pendidikan saat ini. Hal ini dibutuhkan agar ke depannya aturan tidak berubah-ubah seiring dengan pergantian menteri sebagai pemegang otoritas. 

Nadiem Waktu 6 Bulan Selesaikan Blue Print Pendidikan


Related Post



Loading...