Advertisement

Cedera Evan Dimas di SEA Games 2019 Disebut Tidak Parah oleh Media Vietnam, Padahal . . .,

Cedera Evan Dimas di SEA Games 2019 Disebut Tidak Parah oleh Media Vietnam, Padahal . . .,
Tribunjabar.id
Editor: Malda Sport Style —Jumat, 13 Desember 2019 18:01 WIB

Terasjabar.id - Perkembangan kondisi Evan Dimas Darmono yang mengalami cedera di SEA Games 2019 diberitakan media Vietnam bahwa cedera -nya tidak serius.

Padahal ketika itu Evan Dimas Darmono sempat mengaku khawatir tulang kaki kirinya patah.

Pernyataan yang muncul di salah satu media Vietnam mengenai kondisi gelandang timas U-22 Indonesia di SEA Games 2019, Evan Dimas Darmono, itu cukup mengejutkan.

Karena Evan Dimas Darmono sendiri sempat menyatakan ketakutan bahwa cedera yang dialaminya itu bisa berpotensi menyebabkan tulang kakinya patah.

Namun salah satu media Vietnam itu justru menyebutkan tidak terlalu parah setelah sang pemain melakukan MRI untuk mengecek kondisi kakinya.

Lalu apakah juga benar hasil MRI Evan Dimas Darmono itu sudah diungkap oleh PSSI ke publik?

kaki EVan Dimas diinjak pemain Vietnam
kaki EVan Dimas diinjak pemain Vietnam (Instagram/@evhandimas)

Dikutip Tribun Jabar dari bolastylo.bolasport.com, cek MRI dilakukan untuk mendiagnosa kecurigaan tim dokter timnas U-22 Indonesia terkait cedera yang dialami Evan.

Setelah diketahui cedera apa yang dialami Evan, tim dokter akan segera mengambil langkah tindakan, yakni melakukan terapi.

Selain itu, dilakukan pula x-ray engkel untuk mengetahui kemungkinan terdapat kelainan di sekitar tulang engkel kiri Evan Dimas.

"Kami MRI untuk mendiagnosa kecurigaan kami tentang cedera pada antero talo vibular ligamen (atfl ankle sinestra kiri)," ucap Ketua Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi.

"Setelah kita mengetahui, kita akan mengambil langkah terapi.

Ada dugaan kuat cedera yang dialami Evan Dimas karena ditendang secara sengaja oleh bek pemain Timnas U23 Vitenam Van Hau Doan.
Ada dugaan kuat cedera yang dialami Evan Dimas karena ditendang secara sengaja oleh bek pemain Timnas U23 Vitenam Van Hau Doan. (Twitter)

"Kita juga akan melakukan x-ray ankle kiri untuk mengatahui apakah ada kelainan sekitar tulang ankle kiri," imbuhnya.

Hasil dari pemeriksaan MRI belum diketahui, tetapi salah satu media Vietnam sudah berkesimpulan bahwa cedera yang dialami Evan Dimas tidak parah.

Media Vietnam, thethao247.vn turut mengabarkan kondisi cedera yang dialami Evan di SEA Games 2019.

Namun, dalam pemberitaanya thethao247.vn menyimpulkan bahwa cedera yang dialami Evan tidak separah yang dikabarkan sebelumnya.

Gelandang timnas U-22 Indonesia, Evan Dimas, terlihat harus menggunakan kursi roda selepas pertandingan melawan Vietnam pada laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019).
Gelandang timnas U-22 Indonesia, Evan Dimas, terlihat harus menggunakan kursi roda selepas pertandingan melawan Vietnam pada laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019). (MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM)

Thethao.247.vn mengklaim tes MRI yang dilakukan Evan Dimas menunjukkan bahwa sang pemain tidak cedera parah.

Padahal, hasil dari tes MRI yang baru akan dilakukan Evan Dimas belum diketahui dan belum dibagikan oleh pihak tim dokter timnas U-22 Indonesia.

Di laman pssi.org, Syarif Alwi hanya berharap cedera yang dialami Evan Dimas tidak terlalu parah sehingga penyembuhannya tak memakan waktu lama.

Untuk saat ini penanganan untuk Evan Dimas masih dalam bentuk fisio terapi dan pemberian medica sentosa yakni pemberian obat-obatan medis.

Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, saat laga melawan Vietnam di SEA Games 2019
Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, saat laga melawan Vietnam di SEA Games 2019 (Garry Andrew Lotulung / Kompas.com)

Lebih lanjut, jika Evan Dimas tidak mengalami cedera parah proses penyembuhan akan berjalan sekitar tiga minggu.

Setelah itu, gelandang Barito Putera ini akan diperkirakan sudah bisa bermain dengan normal.

Evan Dimas pun sempat mengaku takut dan khawatir jika cedera yang dialami ternyata membuat tulang kaki kirinya patah.

Ia menuturkan bahwa sempat mendengar bunyi "krek" dan takut jika tulangnya patah saat dilanggar pemain lawan.

"Saat terinjak dan ada bunyi 'krek', lalu saya pegang kaki. Saya takut, patah atau apa," ucap Evan. (bolastylo.bolasport.com)/Tribunjabar.id


Evan Dimas kaki Patah Cedera SEA Games 2019


Related Post



Loading...