Advertisement

Taruhan Bola Berujung Maut, Ini Penyebab Adi Bunuh Mbah Karsidi

Taruhan Bola Berujung Maut, Ini Penyebab Adi Bunuh Mbah Karsidi
(Okezone Nasional : Google)
Editor: A.KUIPERS 54 Hot News —Kamis, 12 Desember 2019 11:53 WIB

Terasjabar.id - Rasa sakit hati yang membuat Adi alias AB kalap hingga tega menghabisi nyawa Mbah Karsidi, pria 76 tahun di Sekunder C, Bintang Mas 1, Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Meski demikian, perbuatan Adi tetap tidak dibenarkan. Dia jelas melanggar hukum dan tentu akan menjalani hukuman sesuai pasal-pasal KUHP yang berlaku. Lantas, apa yang membuat Adi sakit hati sampai dia tega menghabisi rekannya yang sudah dikenali sejak belasan tahun silam?


Selasa 11 Desember 2019 kemarin, di hadapan kepolisian dan awak media, Adi mengakui perbuatannya. "Saya menyesal. Tapi saya kesal dihina," akunya saat konferensi pers di Mapolres Kubu Raya, kemarin.


Pembunuhan Mbah Karsidi yang Digorok oleh Rekannya (foto: Okezone/Ade Putra)

Pembunuhan Mbah Karsidi yang Digorok oleh Rekannya (foto: Okezone/Ade Putra) 

Hinaan yang menyakitkan itu, menurut Adi, saat korban melontarkan kata-kata tidak pantas kepadanya di depan orang ramai. Kejadiannya saat mereka menonton pertandingan sepak bola di Lapangan Garuda, Rasau Jaya, Jumat 29 November 2019.

"Dia (korban) bilang, kalau saya hidup hanya memenuhi dunia, bagus tidak usah hidup saja,” kata Adi menirukan korban.Saat itu juga, Adi kesal. Namun dia masih belum memiliki rencana untuk membunuh korban.

"Tidak saya rencanakan (saat itu). Karena saya masih disuruh lagi oleh korban untuk mencari orang yang mau taruhan bola," jelas Adi.Sepulangnya ke rumah, ternyata Adi tambah kesal dikala mengingat hinaan korban. Sehingga tanpa pikir panjang, direncanakanlah pembunuhan itu, pada Minggu 1 Desember 2019.

Pembunuhan Mbah Karsidi yang Digorok oleh Rekannya (foto: Okezone/Ade Putra)	Pembunuhan Mbah Karsidi yang Digorok oleh Rekannya (foto: Okezone/Ade Putra) 

Pada Senin 2 Desember, korban diajak pelaku untuk pergi ke Sekunder C, Jalan Bintang Mas 1. Alasannya, Adi ingin melihat tanah korban. Saat korban tiba, rencana pembunuhan itu mulai dilancarkan.

Pisau dan potongan kayu yang digunakan untuk menganiaya korban memang sudah disiapkan. Korban digorok, dipukul hingga lemah dan kehabisan darah. Hal inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia."Saya menyesal. Karena saya kenal korban sejak saya punya anak satu. Sekitar 18 tahun lalu," ujarnya.

Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Sihar Binardi Siagian menambahkan, apa yang diakui pelaku sama halnya dengan keterangan yang diberikan saat diperiksa penyidik."Hasil penyelidikan, pelaku mengaku awalnya dia dan korban taruhan pertandingan sepak bola. Kemudian terjadi cekcok. Korban mengatakan kepada pelaku dengan perkataan yang membuat sakit hati. Makanya pelaku merencanakan pembunuhan itu," tutur Sihar, dilansir dari Okezone.com.


Pembunuhan Mbah Karsidi yang Digorok oleh Rekannya (foto: Okezone/Ade Putra)

Pembunuhan Mbah Karsidi yang Digorok oleh Rekannya (foto: Okezone/Ade Putra)


Sebagaimana diketahui, Mbah Karsidi dikabarkan hilang sejak Senin (2/12/2019). Kemudian dia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di rawa-rawa kawasan Bintang Mas I, Rasau Jaya, Kubu Raya pada Kamis (5/12/2019). Leher korban ditemukan dalam kondisi ada bekas gorokan. Empat tulang rusuknya patah dan terdapat luka memar di sekujur tubuhnya.

"Tiga hari setelah penemuan mayat yang menghebokan masyarakat Rasau Jaya ini, pelaku pun berhasil ditangkap. Kami dibantu anggota Reskrim Polres Kubu Raya dan Resmob Polda Kalbar," tutur Sihar.Atas perbuatannya, Adi akan dikenakan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Kabupaten Kubu Raya penemuan mayat Kasus pembunuhan


Related Post



Loading...