Advertisement

Tangan Siswa SMK di Bekasi Putus Setelah Terlibat Perkelahian

Tangan Siswa SMK di Bekasi Putus Setelah Terlibat Perkelahian
(Okezone News : Google)
Editor: A.KUIPERS 54 Hot News —Minggu, 8 Desember 2019 11:53 WIB

Terasjabar.id - Dua siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) terlibat duel ala gladiator di Jalan Raya Cikarang–Cibarusah, Desa Sukaragam, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Akibatnya, seorang pelajar terluka parah di tangan kirinya hingga putus setelah disabet senjata tajam jenis celurit oleh lawannya.

Detik-detik perkelahian siswa SMK pada Jumat 6 Desember 2019 itu terekam dalam kamera CCTV yang dipasang di dekat salah satu rumah warga. Seorang pelajar dengan kaus hitam dan celana abu-abu tampak berlari setelah tangan kirinya putus tertebas celurit.


Korban diketahui berinisial O, siswa kelas XII SMK Citra Mutiara di Serang Baru. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian membawanya ke Rumah Sakit Medirosa Cibarusah untuk mendapat penanganan medis.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, duel ala gladiator dilakukan kedua pelajar di jalan raya. Korban sempat menangkis senjata tajam yang diarahkan kepadanya. Nahas, tangan kiri korban putus.

"Saya lihat mereka berkelahi satu lawan satu. Walaupun tangannya sudah buntung, korban masih duel dengan pelaku di tengah jalan," kata saksi mata bernama Kisman, Sabtu 7 Desember 2019, dilansir dari Okezone.com.


Dikarenakan korban melawan, pelaku sempat akan membacok. Namun, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor yang lewat dan menabrak pelaku. Pelaku yang belum diketahui identitasnya akhirnya kabur arah Cibarusah, setelah membuang senjata tajam di tempat kejadian perkara.

"Begitu korban mau dibacok lagi, ada pengendara yang menabrak, sehingga pelakunya jatuh. Setelah itu, penabrak kabur, pelaku yang membacok juga kabur. Celurit ditinggalkan di jalan," lanjut Kisman.


Sementara Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman memastikan dua siswa yang terlibat perkelahian itu berasal dari sekolah berbeda. Namun, polisi belum mengetahui pasti pemicu duel.Menurut keterangan kepada polisi, korban membawa senjata tajam celurit dari rumah dan diturunkan ke salah satu sekolah.

Korban melihat seorang pelajar yang mengendarai motor, lalu menantangnya dengan menunjukkan celurit yang dia bawa. Pelaku akhirnya turun dan terlibat duel dengan korban hingga tangannya putus terkena tebasan.


"Korban mengaku sama sekali tidak mengenal pelaku. Tapi korban awalnya yang sudah membawa senjata tajam tiba-tiba menunjukkan senjata tajam ke arah pelajar yang naik sepeda motor, istilahnya dia sengaja menantang, tidak peduli dia siapa," ujar Sukarman.


Sementara itu dari hasil olah TKP, polisi telah mengamankan barang bukti berupa dua senjata tajam jenis celurit dan tas korban saat perkelahian. Sementara pelaku hingga kini masih pengejaran anggota Polsek Cibarusah dan Mapolres Metro Bekasi.

Tawuran Bekasi SMK Tawuran Pelajar


Related Post



Loading...