Advertisement

Pengelola Sarimukti: Meninggalnya Pemulung Karena Longsor Sampah Itu Musibah

Pengelola Sarimukti: Meninggalnya Pemulung Karena Longsor Sampah Itu Musibah
(AyoBandung.com : Google)
Editor: Epenz Teras KBB —Kamis, 5 Desember 2019 19:21 WIB
Terasjabar.id, Cipatat - Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR) TPA Sarimukti menganggap longsornya gunungan sampah di TPA tersebut murni karena faktor alam. 

Padahal akibat longsor sampah yang terjadi saat hujan deras dan angin kencang menerjang itu menyebabkan seorang pemulung meninggal dunia lantaran tertimbun gunungan sampah. 

"Tapi untuk antisipasi, kedepannya Insya Allah kami akan memperbaiki TPA Sarimukti lebih detail lagi meski saat ini badan jalannya sudah dicor semua. Untuk kejadian kemarin hanya faktor alam saja," ujar Humas BPS TPA Sarimukti, Herry S. Wangsaprawira, saat dihubungi, Kamis (5/12/2019). 

Pihaknya sendiri baru akan melakukan pembenahan setelah adanya longsor tumpukan sampah yang menimbun seorang warga setempat, Uci Mustopa (59) hingga meninggal dunia.

Untuk sementara pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan evaluasi terkait kapasitas TPA tersebut.

"Kami akan memaksimalkan sejauh mana TPA Sarimukti bisa menjadi lebih aman dan lebih kondusif lagi agar kejadian yang sama tidak terulang," ujarnya.

Ia mengatakan, longsoran sampah yang menimbun korban itu ketinggiannya hanya 5 meter dan tumpukan sampah yang tersimpan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Jadi, setiap timbunan sampah tersebut, kata dia, dilakukan pemadatan menggunakan tanah merah, sehingga tumpukan sampah yang tersimpan sebetulnya kuat dan jarang terjadi longsor meskipun hujan dan terjadi angin kencang.

"Kalau kita lihat dari jalan dibawah normatifnya ketinggian tumpukan sampah 5 meter dengan bentuk tidak vertikal dan disana juga kita sudah bikin trap," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria meninggal dunia akibat tertimbun tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kampung Gedig RT 4/2 Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (4/12/2019).

Kapolsek Cipatat Kompol Asep Nandang, mengatakan, saat kejadian korban sedang memungut sampah, kemudian turun hujan deras disertai angin kencang, kemudian korban berteduh di saung yang terbuat dari bambu.

"Tidak lama kemudian gundukan sampah yang berada di depan saung menimpa korban sehingga korban tertimbun dan meninggal dunia di tempat," ujar Asep saat dikonfirmasi. (SDK)
(Tim Redaksi/SDK)

Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR) Pemulung Tertimbun Sampah TPA Sarimukti


Related Post



Loading...