Advertisement

Skuter Listrik Jajal Jalanan, Pengamat ITB: Harusnya di Taman-Mal

Skuter Listrik Jajal Jalanan, Pengamat ITB: Harusnya di Taman-Mal
(Detik.com : Google)
Editor: A.KUIPERS 54 Hot News —Rabu, 4 Desember 2019 15:28 WIB

Terasjabar.id - dilansir dari Detik.com, Pengamat transportasi dari ITB Sony Sulaksono Wibowo menilai penggunaan skuter listrik (skutik) atau otopet listrik seperti GrabWheels harus dibatasi dan tidak sembarang orang bisa menggunakannya."Terlebih jika digunakan oleh anak di bawah umur, di jalan besar yang tidak disertai dengan pengawasan," ujar Sony via sambungan telepon, Rabu (4/12/2019).


"Seharusnya penggunaannya hanya di daerah terbatas seperti kampus, taman atau mal. Harus ada pembatasan ketat agar tidak masuk ke jalan raya, kalau perlu dilarang," katanya.Sony mendorong agar penyedia skutik harus tegas dalam membuat aturan. Jika perlu ada sanksi kepada pengguna skutik yang melanggar aturan.

Selain itu, ia meminta agar penyedia membatasi umur pengguna skutik. "Termasuk menyiapkan alat keselamatan dan tidak digunakan berdua," ucap Sony.Menurut Sony, sejauh ini Indonesia belum memiliki regulasi terkait penggunaan skutik.


Namun aturan mengenai keselamatan berkendara di jalan raya sudah ada. Sehingga dengan aturan tersebut pengendara dan polisi bisa menerapkannya hingga ada regulasi yang baru.Sekadar diketahui, tiga bocah menggunakan skuter GrabWheels hingga ke jalan layang Pasupati, Kota Bandung, terekam dan viral di media sosial. Video berdurasi 9 detik itu viral di medsos pada Selasa (3/12/2019).


Dalam video terlihat dua orang tampak berdiri. Bocah paling belakang memegang pundak bocah di depannya yang berdiri sambil mengemudikan skuter tersebut.Sementara satu bocah lainnya terlihat duduk di bagian depan. Mereka tampak mengendarai skuter itu di jalan layang Pasupati.

skuter listrik skuter skutik itb


Related Post



Loading...