Advertisement

Pengacara Terdakwa Vina Garut Menilai JPU Tak Bisa Menunjukkan Bukti Telak, JPU: Belum Waktunya

Pengacara Terdakwa Vina Garut Menilai JPU Tak Bisa Menunjukkan Bukti Telak, JPU: Belum Waktunya
Tribunjabar.id
Editor: Malda Berita Viral —Selasa, 3 Desember 2019 18:16 WIB

Terasjabar.id - Sidang kasus video Vina Garut hari ini, Selasa (3/12/2019) berlangsung selama dua jam.

Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan empat saksi dalam persidangan.

Usai persidangan, kuasa hukum VA, Asri Vidya Dewi menilai JPU tak bisa menunjukkan satu alat bukti yang telak.

Itu termasuk soal waktu pengambilan video di hotel.

"Kedua saksi yang dihadirkan tidak tahu kapan (video diambil). Dokumen resmi di penginapan juga tidak ada. Bilangnya hilang. Termasuk CCTV juga tidak ada," kata Asri Vidya Dewi, Selasa (3/12/2019).

JPU, Dapot Dariarma, mengatakan, keterangan saksi dinilainya sudah menguatkan terkait kasus itu.

Keempat saksi itu berasal dari penyidik kepolisian, orang tua Rayya, dan dua pemilik hotel.

Jaksa penuntut umum, Dapot Dariarma (kiri) dan Fiki usai sidang kasus video Vina Garut di Pengadilan Negeri Garut, Selasa (3/12/2019).
Jaksa penuntut umum, Dapot Dariarma (kiri) dan Fiki usai sidang kasus video Vina Garut di Pengadilan Negeri Garut, Selasa (3/12/2019). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

"Saksi pemilik hotel ada dari Giga 2 dan Citra. Keduanya menerangkan jika lokasi di video itu memang benar di hotel mereka," ujar Dapot.

Dapot menyebut, saat ditunjukkan barang bukti dan dokumentasi lokasi, kedua saksi dari pemilik hotel membenarkan tempat pengambilan video di hotel mereka.

Saat ditanya terkait tudingan kuasa hukum VA soal tak adanya alat bukti yang kuat, Dapot menyebut pada waktunya akan segera diungkap.

Pihaknya sudah memiliki alat bukti untuk mengungkap pertanyaan dari pengacara VA.

"Belum waktunya di sidang hari ini. Kami akan tunjukan nanti saat ada saksi ahli (alat bukti)," ucapnya.

Sidang akan kembali digelar pada Selasa (10/12/2019).

JPU akan menghadirkan saksi dari Puslabfor Polri dan ahli hukum pidana.

Selain itu ketiga terdakwa juga akan menjadi saksi.

Tiga terdakwa kasus Vina Garut sesaat sebelum mengikuti sidang perdana di PN Garut.
Tiga terdakwa kasus Vina Garut sesaat sebelum mengikuti sidang perdana di PN Garut pekan lalu. (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

VA Demam dan Butuh Pendampingan Psikologis

Terdakwa VA dalam kasus video Vina Garut sempat menderita demam sebelum persidangan.

Secara psikologis, VA juga butuh bantuan karena mentalnya cukup terganggu.

Pengacara VA, Asri Vidya Dewi, mengatakan, kliennya sempat sakit sehari sebelum sidang.

Saat sidang pun, Asri menambahkan badan VA masih mengalami demam.

"Tadi duduk di sebalah saya, badannya masih panas," kata Asri usai sidang di Pengadilan Negeri Garut, Selasa (3/12/2019).

Asri menambahkan, kliennya sudah tak mau mendengarkan semua peristiwa tersebut.

Kondisi mentalnya sudah tak kuat untuk kembali mengingat peristiwa itu.

"Dia (VA) tidak mau mendengarkan lagi peristiwa itu sedikit pun. Jadi dia sudah tidak kuat. Secara psikologis harus dibantu," ucapnya.

VA yang menjadi tahanan titipan di Rutan Garut, ucapnya, sudah mendapat pemeriksaan kesehatan.

Namun untuk pendampingan dari sisi psikologisnya belum didapatkan VA.

"Desember ini juga ada pemeriksaan kesehatan lanjutan untuk kondisi VA," ujarnya.(Tribunjabar.id)


Vina garut Video Mesum Garut Polisi Vina Video Vina Garut Tersangka Ayah Vina Foto Vina Garut Video Seks Rayya Menikah Muda Vidio Porno Sidang Kedua Pengacara JPU


Related Post



Loading...