Advertisement

Kisahnya Yang Viral !!! Setelah Ditinggal Sang Suami, Mempunyai Rumah Petak, Kini Ibu Muda Tersebut Tinggal Disini !!!

Kisahnya Yang Viral !!! Setelah Ditinggal Sang Suami, Mempunyai Rumah Petak, Kini Ibu Muda Tersebut Tinggal Disini !!!
(Tribunnews.com : Google)
Editor: Epenz Berita Viral —Selasa, 3 Desember 2019 16:07 WIB

Terasjabar.id - Setelah kisahnya viral, Dina Oktavia (21), ibu muda yang ditinggal suami karena miliki anak cacat akhirnya bisa tinggal di tempat layak. 

Dina bersama sang bayi, Muhammad Pandhu Firmansyah atau Pandhu dipindahkan ke Rusun Gunungsari, Selasa (3/12/2019).

Sebelumnya Dina dan Pandhu tinggal di rumah petak kawasan Jojoran STAL 5B Surabaya.

Saat proses pemindahan dari rumahnya di kawasan Jojoran Surabaya, Dina Oktavia mendapat pendampingan dari Pemerintah Kota Surabaya serta Pemprov Jatim.

Dina pun tak henti-hentinya berucap terimakasih lantaran banyak yang peduli terhadap dirinya beserta keluarganya.

Sementara ibunda Dina terus berurai air mata sembari menggendong bayi Muhammad Pandhu Firmansyah yang mengidap hidrosefalus.

Suasana haru pun pecah saat keluarga Dina itu mulai berpamitan dengan tetangga sekitar.

"Alhamdulillah, senang dan bersyukur," kata Dina.

"Bersyukur banyak yang sayang Pandhu," tambah Dina.

Berikut fakta terbaru nasib ibu dan anak ini: 

1. Fasilitas Gratis

Di dalam Rusun tersebut, Dina beserta keluarganya mendapat fasilitas gratis alias cuma-cuma.

Seluruh fasilitas ditanggung salah seorang pejabat di Pemprov Jatim yang enggan disebut namanya. 

Kisah Dina Oktavia memang mendapat perhatian khusus dari Pemkot Surabaya bahkan Pemprov Jatim.

Pengelola Rusunawa, Anang Bintoro mengatakan, rusun beserta fasilitas lainnya diberikan secara gratis kepada kelurga Dina Oktavia (21).

"Ini gratis semua" kata Anang.

Dina menempati kamar bernomor 112 di lantai 1 Rusun Gunungsari.

Di dalam kamar tersebut tersedia beberapa fasilitas seperti kasur dan lemari.

"Nanti insyaallah ada dermawan yang mau nyumbang kulkas sama ac," tambah Anang.

Dina pun mengaku bersyukur banyak yang peduli terhadap keadaan dirinya.

"Saya senang, bersyukur banyak yang peduli," kata Dina.

2. Dapat bantuan pribadi dari Risma

Dina Oktavia saat pindah dari rumahnya di kawasan Jojoran menuju Rusun Gunungsari.
Dina Oktavia saat pindah dari rumahnya di kawasan Jojoran menuju Rusun Gunungsari. (Yusron Naufal Putra/TribunJatim.com)

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan bantuan secara khusus kepada Dina Oktavia.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun mengatakan, Risma begitu sangat perhatian kepada Dina Oktavia.

"Ada bantuan pribadi dari ibu Wali Kota," kata Chandra, Selasa (3/12/2019).

3. Mau buka usaha online

Setelah mendapat banyak bantuan, Dina berencana membuka usaha kecil-kecilan via online. 

Dia mengaku ingin mandiri secara ekonomi.

Selain itu, dirinya juga berharap anak semata wayangnya, Muhammad Pandhu Firmansyah atau Pandhu dapat tumbuh seperti anak pada umumnya.

4. Dapat pendampingan pemkot

Dina Oktavia (21) saat menerima bantuan dari Wali Kota Surabaya yang diwakili Kepala DP5A.
Dina Oktavia (21) saat menerima bantuan dari Wali Kota Surabaya yang diwakili Kepala DP5A. (Pemkot Surabaya)

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun mengatakan, Pemkot Surabaya akan terus memberikan pendampingan untuk keluarga Dina Oktavia beserta sang anak Muhammad Pandhu Firmansyah.

"Mulai dari kesehatannya berarti ada BPJS PBI, kami juga terus dampingi dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas, untuk akta kelahiran, KK, sudah disiapkan oleh kecamatan, susu juga sudah kami siapkan," kata Chandra saat ditemui di rumah Dina, Selasa (3/12/2019).

Selain itu, Pemkot Surabaya juga memberikan pendampingan psikologi khususnya kepada Dina Oktavia.

Dikatakan Chandra, pendampingan psikologi itu juga untuk membuat Dina kuat serta juga untuk membuat Dina berdaya secara ekonomi.

5. Kisahnya Viral

Seperti diberitakan, Dina Oktavia (21) kini harus menanggung beratnya beban hidup seorang diri setelah ditinggal sang suami.

Diketahui suami Dina Oktavia meninggalkan dirinya dan sang buah hati lantaran malu memiliki anak yang lahir tak sempurna.

Anak pertama Dina Oktavia, Muhammad Pandhu Firmansyah yang baru berusia lima bulan divonis mengidap penyakit hidrosefalus.

Sementara itu, ia kini hidup di rumah petak yang kurang layak dan terdapat banyak tikus.

Dina Oktavia saat menggendong sang anak Muhammad Pandhu Firmansyah, Minggu (01/12/2019)
Dina Oktavia saat menggendong sang anak Muhammad Pandhu Firmansyah, Minggu (01/12/2019) (SURYA.co.id/Yusron Naufal Putra)

Dina Oktavia mengisahkan jika dulu mertuanya tidak merestui hubungannyadengansang suami.

Alasannya karena Dina berasal dari keluarga yang kurang berada.

Namun, rintangan tersebut berhasil dilewati oleh Dina dan suaminya hingga keduanya pun menikah.

Dina juga memiliki seorang putra bernama Muhammad Pandhu Firmansyah yang kini baru berusia lima bulan.

Namun usaha Dina Oktavia memperjuangkan rumah tangganya perlahan pupus lantaran sikap sang suami yang enggan menerima anak mereka.

Menurut keterangan Dina, suaminya malu dan memilih meninggalkan ia dan sang buah hati karena malu memiliki anak dengan kondisi fisik yang tidak sempurna.

Diektahui putra Dina Oktavia mengidap penyakit hidrosefalus.

Penyakit tersebut membuat sebagian wajah Pandu rusak, terutama dibagian hidung, bibir dan matanya.

Bukan hanya suaminya saja yang malu dengan anak mereka, namun mertuanya pun juga bersikap demikian.

"Suami saya sudah satu bulan ini pergi, katanya malu punya anak tidak sempurna," ungkap Dina yang bercerita sambil berkaca-kaca.

"Malu gara-gara cucunya gak sempurna," terang Dina.

Diceritakan dina, putranya sudah didianosa memiliki kelainan sejak dalam kandungan.

"Anak saya kelainan sejak dalam kandungan," kata Dina saat ditemui dirumahnya di kawasan Jojoran STAL 5B Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Minggu (1/12/2019).

Saat menuturkan kisah hidupnya tersebut air mata Dina terus meleleh.

Dina bercerita, sang anak, Pandhu baru saja keluar dari rumah sakit untuk menjalani operasi pemasangan selang untuk saluran cairan di kepalanya di RSU dr Soetomo Surabaya.

"Ini masih rawat jalan," ungkap Dina dibalik wajahnya yang nampak sendu itu.

Dina tinggal bersama ibunya di dalam rumah petak berukuran 2X6 M.

Sementara ayahnya, baru saja meninggal dunia pada Kamis lalu.

"Saya tinggal disini sama ibu saya, bapak saya meninggal Kamis kemarin," kata Dina.

Penderitaan Dina pun kian bertambah, saat belakangan sang suami menyuruh dirinya mengurus cerai sendiri.

"Untuk makan sehari hari kadang ada kadang enggak gitu saya harus ngurus cerai sendiri," ucap Dina."

Dina Oktavia saat menggendong sang anak Muhammad Pandhu Firmansyah, Minggu (01/12/2019). Rumah petak Dina Oktavia di kawasan Jojoran STAL 5B Kelurahan Airlangga Kecamatan Gubeng Surabaya
Dina Oktavia saat menggendong sang anak Muhammad Pandhu Firmansyah, Minggu (01/12/2019). Rumah petak Dina Oktavia di kawasan Jojoran STAL 5B Kelurahan Airlangga Kecamatan Gubeng Surabaya (SURYA.co.id/Yusron Naufal Putra)

Kondisi rumah petak yang ditinggali Dina Oktavia jauh dari kata layak.

Di rumah petaknya yang berukuran 2x6 itu, dirinya harus membesarkan anaknya yang berkebutuhan khusus.

"Saya sewa perbulan lima ratus ribu," kata Dina saat ditemui di rumahnya di kawasan Jojoran STAL 5B, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Minggu (1/12/2019).

Menurut Dina, dirinya ingin membesarkan anak semata wayangnya dalam kondisi yang layak.

Hanya saja, kondisi ekonomi memaksa dirinya tinggal di rumah yang sempit bersama ibu kandung dan anak semata wayangnya yang berkebutuhan khusus.

Belum lagi, rumah itu banyak tikus yang berkeliaran. Sehingga, Dina mengaku takut anaknya digigit.

Dina trauma terhadap gigitan tikus. Sebab, kondisi anaknya yang mengidap Hidrosefalus ditengarai lantaran virus tikus.

"Saya waktu hamil dua kali digigit tikus," katanya.

Sehingga, ia pun berharap keluhannya itu didengar oleh Pemerintah Kota Surabaya bahkan Pemerintah Provinsi Jatim.

"Ingin anak saya terjamin. Agar lekas sembuh," harapnya. Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

Dina Oktavia Ditinggal Suami Anak Cacat Rumah Kecil Tikus Rusun Rumah Petak Muhammad Pandhu Firmansyah


Related Post



Loading...