Advertisement

Sakit Hati Ibunya Dianiaya, Sang Anak Bacok Pelaku Yang Tak Lain Pamannya Sendiri

Sakit Hati Ibunya Dianiaya, Sang Anak Bacok Pelaku Yang Tak Lain Pamannya Sendiri
Foto : Whisnu Pradana
Editor: S.N.A Teras KBB —Kamis, 28 November 2019 19:50 WIB

Terasjabar.id - Sabetan sebilah golok mendarat di perut Didih (60), hingga mengharuskan pria paruh baya warga Kampung Cihurang, RT 04/RW 03, Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, itu mendapat perawatan intensif di RSUD Cililin.

Pelaku pembacokan terhadap Didih yang terjadi pada Rabu (27/11/2019) itu ialah pria berinisial J (32), yang tak lain merupakan keponakannya sendiri.

Kapolsek Sindangkerta, AKP Surahmat, mengatakan saat ini pelaku sudah diamankan oleh jajaran Unit Reskrim Polres Sindangkerta.

"Betul telah terjadi pembacokan terhadap korban atas nama Didih oleh pria berinisial J, jam 10 pagi kemarin. Pelaku sudah kami amankan tak lama setelah kejadian," ujar Surahmat saat ditemui di Mapolsek Sindangkerta, Kamis (28/11/2019).

Kronologis peristiwa pembacokan tersebut, kata Surahmat, berawal dari adanya tindak penganiayaan yang dilakukan oleh Didih terhadap ibu pelaku.

Pelaku J yang saat itu sedang menggarap lahan sawah, langsung mendatangi Didih usai mendapat kabar penganiayaan pada ibunya.

"Dia ini sakit hati karena ibunya dianiaya korban. Kemudian pelaku mendatangi Didih sambil membawa golok, lalu mengayunkan golok itu dan mengenai perut korban dan bagian paru-parunya," katanya.

Korban sendiri menganiaya ibu pelaku menggunakan batu. Ibu pelaku mengalami luka di bagian punggung dan mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat.

"Alasannya korban menganiaya karena permasalahan piutang. Soal piutang apa dan berapa, masih kita dalami. Tapi J sendiri tidak tahu soal piutang itu, dia hanya tahu ibunya dianiaya Didih," bebernya.

Menurut penuturan warga setempat, Didih sendiri mengalami gangguan kejiwaan selama 6 tahun belakangan dan sering kambuh lalu mengamuk sambil membawa golok.

"Tapi perlu ada pemeriksaan lebih lanjut agar bisa didapatkan keterangan dari saksi ahli," terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku J disangkakan Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(SDK)




Sakit Hati Ibunya Dianiaya Sang Anak Bacok Pelaku Yang Tak Lain Pamannya Sendiri


Related Post


 


Loading...