Advertisement

Sebelum Tewas Karena Gantung Diri, Pilot itu Kena Sanksi dari Maskapai Wings Air

Sebelum Tewas Karena Gantung Diri, Pilot  itu Kena Sanksi dari Maskapai Wings Air
(INDOZONE : Google)
Editor: Epenz Hot News —Kamis, 21 November 2019 17:18 WIB

Terasjabar.id - Seorang pilot Wings Air berinisial NA (27), ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar kos, di Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (18/11/2019), Senin (18/11/2019).

Pertama kali, NA ditemukan oleh kakaknya, A, sekitar pukul 19.00 WIB.

Sebelum ditemukan tewas gantung diri, diketahui NA menerima surat sanksi dari perusahaan.

Polisi mendalami keterkaitan surat penjatuhan sanksi dari perusahaan terhadap NA (27), seorang pilot maskapai penerbangan Wings Air yang ditemukan tewas gantung diri di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/11/2019).

"Surat penjatuhan sanksi itu dikirim oleh pihak maskapai ke rumah orangtua korban di Solo. Memang benar bahwa surat tersebut ada," kata Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana kepada di Jakarta, seperti dikutip Antara.


Korban NA ditemukan tewas di indekos Jalan Rawa Lele, Gang Melati I RT 007 RW 10 Kalideres dengan luka bekas jeratan tali tambang di leher akibat gantung diri sekitar pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan adik korban, kata Indra, diduga ada keterkaitan antara surat penjatuhan sanksi dengan peristiwa bunuh diri yang dialami NA.

"Kami belum lihat langsung fisik surat beserta isinya seperti apa, tapi dari keterangan adiknya, surat itu memberi keterangan bahwa korban melakukan tindakan indisipliner sehingga dijatuhi sanksi oleh perusahaan," katanya.

Surat tersebut tiba di rumah orang tua korban di Desa Manggung RT 002 RW 08 Kelurahan Cangakan, Karanganyar, Solo, beberapa hari sebelum NA ditemukan tewas gantung diri.

Indra menambahkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kepolisian di Solo untuk mengungkap keterkaitan surat penjatuhan sanksi dengan peristiwa tewasnya korban.

"Kita juga segera panggil perwakilan maskapai Wings Air untuk mengklarifikasi kasus ini," kata Indra.


ilustrasi pesawat Wings Air
ilustrasi pesawat Wings Air (KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA)


Penjelasan maskapai Wings Air

Maskapai Wings Air mengakui memberikan sanksi kepada pilot NA (27) yang ditemukan tewas gantung diri di kamar indekos Jalan Rawa Lele, Gang Melati I RT 007 RW 10 Kalideres, Jakarta Barat.

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, hal tersebut berkaitan dengan penerapan aturan kerja, kedisiplinan dan pelaksanaan standar operasional prosedur yang berlaku kepada semua awak pesawat.

"Hal ini sudah sesuai ketentuan dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan atau 'safety first'," kata Danang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/11/2019), seperti dikutip Antara.

Danang menuturkan, Wings Air sudah mengimplementasikan program pembinaan kepada seluruh karyawan, termasuk awak pesawat.

Kebijakan itu berfungsi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, integritas dan berkarakter baik sebagai upaya peningkatan kinerja tinggi.

Selain itu, kata dia, Wings Air juga sudah melakukan pembinaan secara bertahap kepada awak kokpit yang melakukan tindakan indisipliner.

"Apabila dalam fase pembinaan, karyawan atau awak kokpit tidak memenuhi kualifikasi atau hasil yang diharapkan, maka perusahaan akan memberikan penindakan dan keputusan sesuai aturan," kata Danang.

Selain itu, Danang mewakili korporasi mengucapkan duka cita yang mendalam untuk keluarga.

"Seluruh karyawan, Wings Air mengucapkan rasa duka yang mendalam dan menyampaikan turut prihatin atas kejadian tersebut," kata dia.


Kronologi ditemukan tewas bunuh diri

Menurut keterangan Fredrick (60), tetangga yang turut membantu proses evakuasi, jarak antara korban gantung diri dan ditemukan pertama kali oleh sang kakak tidak lama.

Karena saat dievakuasi sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi tubuh korban masih terasa hangat.

Bahkan, satu jam sebelum ditemukan tewas, salah satu warga masih sempat melihat NA.

"Kakaknya itu teriak minta tolong sekitar habis Maghrib lah. Dan pas saya turunin itu badannya masih hangat kayaknya belum lama soalnya warga juga masih sempat ketemu dan ditegur pas sorenya sebelum Maghrib," ujar Fredrick.

Usai mengetahui NA tergeletak tak berdaya, warga beserta kakaknya membawa NA ke RS Mitra Keluarga. Selama ini, NA yang tinggal sekitar satu tahun di indekost tersebut dikenal ramah dan mudah bergaul.

"Orangnya baik dan selalu negor ke warga. Dia baru beberapa bulan lalu nikah," kata dia.

Hingga kini, garis polisi masih terpasang di depan kamar indekost NA.

Adapun jenazah korban telah dibawa ke kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah untuk dikebumikan.

Diberitakan sebelumnya, seorang pilot maskapai Wings Air berinisial NA (27) ditemukan tewas di kamar indekosnya di Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (18/11/2019).

Ia ditemukan gantung diri sekitar pukul 19.00 WIB. Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana menduga NA bunuh diri. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh adiknya yang juga tinggal satu indekos.

"Adiknya itu ketika pulang kerja mendapatkan telepon dari kakak pertama yang ada di Solo bahwa korban tidak bisa dihubungi. Kebetulan adiknya ini satu kos, cuma beda lantai aja makanya dia cek," kata Indra saat dikofirmasi, Rabu (20/11/2019).(Kompas.com/Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar)

Pilot Wings Air Gantung Diri Dalam Kamar Kos Sanksi dari Wings Air


Related Post



Loading...