Advertisement

Macan Tutul "Ramadhan" Di Gunung Ciremai Terpantau "Camera Trap"

Macan Tutul
Macan Tutul Jawa di kawasan Gunung Ciremai terpantau kamera pengintai, kondisinya sehat dan segar bugar
Editor: Malda Teras Kuningan —Selasa, 19 November 2019 18:46 WIB

Terasjabar.id, Kuningan - Keberadaan 'Slamet Ramadan' Macan Tutul Jawa yang dilepasliarkan sejak empat bulan lalu (9 Juli 2019) di sisi utara gunung Ciremai, mengundang kegalauan Balai Taman Nasional Gununung Ciremai (TNGC) Apakah kondisi dan keberadaannya sehat segar bugar atau sebaliknya.


Alhamdulillah kegalauan BTNGC itu ahirnya terjawab, menyusul hasil monitoring tentang keberadaannya cukup menggembirakan.


"Kabar menggembirakan itu tutur Robi Gumilang petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), datang dari tim monitoring Macan Tutul Jawa (Tim Matulja) perihal Slamet Ramadhan", hari Minggu (17/11-2019).

Gambar mungkin berisi: kucing dan luar ruangan

Macan Tutul Jawa yang diberi nama Slamet Ramadhan ini, calon raja Rimba di jawasan TNGC


Dikatakan, dari 'hasil kegiatan monitoring Macan Tutul Jawa pada awal November 2019 di suatu blok, dilakukan pengece-kan data dokumentasi 'camera trap' danberhasil mengabadikan keberadaan Slamet Ramadhan dalam kondisi terlihat sehat", terang Robi.

Lokasi pemasangan 'camera trap' ini merupakan area perbatasan ekosistem hutan alam dan semak belukar yang berjarak 3,5 kilometer selatan dari wisata alam Bukit Seribu Bintang, Kuningan, Jawa Barat.

"Dengan wilayah jelajah baru yang berjarak sekitar 8,5 km dari batas kawasan TNGC dan pemukiman masyarakat, 'insting liar' Slamet Ramadhan menuntun menuju lokasi baru yang jauh dari aktivitas manusia, guna beradaptasi dengan bagian ekosistem gunung Ciremai", ujar Robi.

Andaikan saja bisa berbincang dengan Si Hitam Bertutul ini, tentu ada banyak tanya yang ingin disampaikan. Misalnya sudah ketemu pasangan atau belum, ketemu mangsa atau tidak, dan banyak lagi pertanyaan lain.

Gambar mungkin berisi: gunung, langit, awan, luar ruangan dan alam

Inilah Gunung Ciremai dengan ketinggian 3.078 meter dpal. Kini dihuni oleh Macan Tutul Jawa


Namun dari penampakan foto, kita dapat menyimpulkan ia sehat. Postur tubuhnya terlihat lebih kekar bila dibandingkan saat pelepasliaran. Artinya, ia sukses menjadi calon raja rimba gunung Ciremai, ungkap Robi.


Terpisah Kepala BTNGC Kuswandono berharap, semoga Slamet Ramadhan sehat dalam proses adaptasi dan dapat berinteraksi secara normal dengan Macan Tutul Jawa penghuni asli gunung Ciremai, baik sebagai pesaing ataupun pasangan agar kelestarian populasinya tetap terjaga dan bahkan mendukung kesehatan ekosistem kawasan TNGC.


Kuswandono juga menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk ber-peran aktif melestarikan kawasan TNGC dan sekitarnya.
(H WAWAN JR)

Macan Tutul Gunung Ciremai camera Trap Balai Taman Nasional Gununung Ciremai


Related Post



Loading...