Advertisement

Teror Pamer Alat Kelamin di Bandung - Begini Ciri-ciri Pelaku, Pakai Motor PCX Putih !

Teror Pamer Alat Kelamin di Bandung -  Begini Ciri-ciri Pelaku, Pakai Motor PCX Putih !
Lokasi Kejadian Saat Pelaku Pamer alat kelamin / Tribunjabar.id
Editor: Malda Berita Viral —Selasa, 19 November 2019 14:44 WIB

Terasjabar.id - Teror Pamer Alat Kelamin di Bandung -  Begini Ciri-ciri Pelaku, Pakai Motor PCX Putih ! 

NF mengungkap ciri-ciri pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan tersebut. Pelaku merupakan seorang pria, dengan tubuh tinggi kurus.

"Pelaku menggunakan jenis motor PCX putih, helm, jaket kulit, celana training merah dan sandal gunung," kata NF saat ditemui di kediamannya, Selasa (19/11/2019) siang.

Selain itu pelaku juga menggunakan penutup wajah atau buff motif loreng sehingga ia tidak bisa mengenali wajah pelaku.

"Enggak tahu siapa, saya tidak kenal soalnya dia pakai buff (penutup wajah). Kalau temen-temen kerja saya juga tidak ada yang pake PCX," katanya.

Menurut NF pelaku hanya memamerkan alat kelaminnya selama beberapa detik saja. Pelaku teror alat kelamin langsung kabur saat korban berteriak.

Setelah mendapat perlakuan tidak senonoh tersebut kini NF mengaku ketakutan dan trauma. Dia takut peristiwa tersebut terulang kembali.

"Saya takut dan degdegan sekarang juga masih lemas. Saya baru ngalamin seperti ini, biasanya saya tahu dari berita, sekarang saya yang mengalami sendiri," katanya.



Akibat Teror Pamer Alat Kelamin di Baleendah Bandung, Warga Jadi Resah Apalagi Jika Pulang Malam

Pascakejadian teror alat vital di BaleendahKabupaten Bandung, yang terjadi Selasa pagi (19/11/2019), oleh seorang pria dewasa, kini warga setempat mengaku takut dan khawatir.

Warga setempat, Neni Agustin (33), mengaku baru mendengar peristiwa eksebisionisme tersebut di Baleendah.

Neni mengaku kaget karena peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya.

"Saya baru tahu kejadiannya ada di sini. Saya kaget soalnya biasanya saya lihat di televisi saja," ujarnya di Baleendah.

Neni juga mengaku khawatir dan takut peristiwa tersebut terulang dan pelaku meneror warga setempat lainnya. Menurutnya peristiwa tersebut baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

"Iya takut soalnya enggak ngerti juga mereka itu kenapa dan maunya apa? Takutnya ada hal-hal yang tidak diinginkan. Kita kan (perempuan) kalau digituin juga enggak enak, merasa dilecehkan," tuturnya.

Selain itu Ai Nani (26) warga lainnya juga mengaku khawatir dan ketakutan kejadian tersebut menimpa dirinya atau warga lainnya. Terlebih dirinya suka keluar malam sehingga dirinya merasa khawatir.

"Saya juga suka takut soalnya saya suka pulang kerja malam, kejadiannya kan subuh-subuh di saat sepi," ujarnya.

Oleh karena itu warga setempat berharap kejadian eksibisionisme ini tidak kembali terulang


Teror alat vital saat subuh

Sebelumnya diberitakan, pelecehan seksual terhadap perempuan dengan cara eksebisionis (exhibisionist) atau memamerkan alat kelamin juga terjadi di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (19/11/2019) subuh.

Peristiwa teror alat vital ini dialami oleh warga Baleendah berinisial NF (22) sekitar pukul 05.10 WIB. Ibu rumah tangga ini mengalami pelecehan tepat di depan rumahnya saat tengah beres-beres rumah.

"Saya biasa keluar jam setengah lima buat beres-beres rumah. Pas tadi jam lima lebih sepuluh menit, pas saya lagi mengepel teras ada yang manggil-manggil. Teteh, teteh, teteh," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (19/11/2019) siang.

Namun NF tidak menggubris panggilan itu karena pelaku berada di seberang jalan bersama motornya. Merasa tidak digubris, pelaku kemudian mendekat menggunakan motornya ke depan pagar rumahnya, dan kembali memanggil-manggil korban.

"Pas saya lihat lagi dia turun terus ngelakuin itu (pamer alat kelamin), dia turunkan celananya terus begitu (memegang-megang alat kelaminnya)," ujarnya sambil terisak.

NF mengaku kaget dan ketakutan mendapat perlakuan seperti itu, sontak ia pun berteriak kencang memanggil ibu mertuanya. Setelah itu pelaku langsung melarikan diri menggunakan motornya.

NF langsung melaporkan peristiwa tidak menyenangkan tersebut kepada keluarga besarnya, dilanjutkan dengan laporan ke pihak desa dan polisi (Bhabinkamtibmas) setempat.

"Saya degdegan dan masih lemas ini juga. Saya baru ngalamin seperti ini, biasanya saya tahu dari berita, sekarang saya yang mengalami sendiri," katanya.

(Tribunjabar.id)

Teror Pemer Alat Kelamin Bandung Bale Endah Motor Wanita Muda Warga Resah Kab Bandung Ciri-Ciri Pelaku


Related Post



Loading...