Advertisement

Ongkos Servis Kendaraan Pengangkut Sampah di Cimahi Hampir Rp 3 miliar Setahun

Ongkos Servis Kendaraan Pengangkut Sampah di Cimahi Hampir Rp 3 miliar Setahun
Editor: S.N.A Teras Cimahi —Selasa, 19 November 2019 10:38 WIB

Terasjabar.id - Biaya pemeliharaan untuk 84 unit kendaraan pengangkut sampah di Kota Cimahi selama tahun 2019 sebesar Rp 2.979.890.000.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Mochammad Ronny mengungkapkan, dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi itu dikeluarkan untuk pembelian pelumas dan servis suku cadang.

"Untuk pelumas itu sebesar Rp 567.520.000 dan servis suku cadang sebesar Rp 2.412.370.000," ungkap Ronny saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Selasa (19/11/2019).

Rincian 84 yang tiap tahunnya mesti dirawat itu yakni truk roda enam sebanyak 39 unit, pick up 8 unit, kendaraan roda 3 sebanyak 36 unit, serta mesin press sampah 1 unit.

"Digunakan juga untuk tambahan jasa servis, belanja pengelasan dan pemeliharaan sasis truk, roda 3, dan container," jelasnya.

Ronny menjelaskan, anggaran paling besar diperuntukan bagi kendaraan pengangkut sampah yang sudah cukup berumur. Tercatat, saat ini 14 unit kendaraan pengangkut sampah yang sudah ada sejak tahun 2002 sampai 2012.

"Kendaraan tahun 2015 ke atas jumlahnya 21, kendaraan dari tahun 2002-2012 14 unit. Truk tua cukup memakan banyak anggaran," ujarnya.

Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Lucky Sugih Mauludin menambahkan, pemeliharaan terhadap kendaraan angkutan sampah biasanya itu meliputi pergantian ban penambalan ban keropos pada batok truk, isi pelumas.

"Kemudian penggantian onderdil atau suku cadang yang sudah rusak dengan yang baru dan sebagainya," terang Lucky.

Diakuinya, kendaraan pengangkut sampah yang sudah berumur lebih rentan mengalami kerusakan sebab setiap hari aktif bergerak mengangkut sampah. Minimal, truk tersebut harus mengangkut sampah dua rit dari Kota Cimahi ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Mengingat usia kendaraan yang sudah lama, terkadang perawatan kendaraan dalam suku cadang bisa setahun 2 (dua) kali atau lebih karena kendaraan tersebut aktif bergerak setiap hari melakukan pelayanan," pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, volume sampah yang dihasilkan setiap harinya mencapai 268 ton. Sementara yang bisa diangkut ke TPA Sarimukti hanya 212 ton per harinya. Sisanya ada yang terkelola sejak di sumber.

(SDK)

Ongkos Servis Kendaraan Pengangkut Sampah di Cimahi Hampir Rp 3 miliar Setahun


Related Post


 


Loading...