Advertisement

Mayat Remaja di Cilacap Dikubur di Pekarangan Rumah, Polisi Amankan Ibu Korban

Mayat Remaja di Cilacap Dikubur di Pekarangan Rumah, Polisi Amankan Ibu Korban
Sejumlah warga melihat lokasi penemuan mayat remaja yang dikubur di pekarangan rumah di Cilacap, Jateng. (Foto: iNews/Heri Susanto)
Editor: Dea Hot News —Selasa, 19 November 2019 07:40 WIB

Terasjabar.id - Petugas Polsek Kroya, Cilacap mengamankan SH, ibu kandung Fina Hayati (18) yang jasadnya dikubur di pekarangan rumah dengan terbungkus plastik, Senin (18/11/2019).

Melansir dari inews.id, jenazah remaja yang memiliki keterbelakangan itu diduga dikubur ibunya. Saat ditemukan jenazah korban terbungkus plastik dan kondisinya sudah membusuk.


Peristiwa itu menggemparkan warga Jalan Letkol Sudarso, Kabupaten Cilacap.

Kanitreskrim Polsek Kroya, Ipda Ibnu Said mengatakan, ibu korban, SH sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap kematian korban.

“Sementara ibunya masih kami tangani dan masih dalam penyelidikan. Belum tahu apakah ini pembunuhan atau tidak,” katanya.


Jasad korban saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo Purwokerto untuk diautopsi.

Penemuan mayat korban bernama Fina Hayati (18), membuat geger warga Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Cilacap. Hingga Senin sore, warga yang penasaran ramai-ramai mendatangi rumah korban di Jalan Letkol Sudarso, Senin siang. Rumah itu sudah dikelilingi dengan garis polisi setelah petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut warga, saat pertama kali ditemukan, jasad korban sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat karena hanya dikubur sedalam 30 sentimeter (cm). Korban diduga dikubur oleh ibunya SH yang diduga mengalami depresi pascabercerai dengan suaminya.

Menurut para tetangga, kecurigaan mereka muncul setelah selama lebih dari sepekan tidak mendengar suara korban di dalam rumahnya. Warga mengetahui korban mengalami keterbelakangan mental dan tidak bisa berjalan.

Warga telah terbiasa mendengar korban menangis setiap hari. Saat warga menanyakan keberadaan Fina Hayati kepada ibunya, mereka juga tidak mendapat jawaban jelas sehingga warga semakin curiga.

“Kami tanya-tanya kepada Mba Sri, di mana anaknya, jawabannya enggak ada. Kami tanya dua hari lagi, jawabannya sama,” kata saksi tetangga korban, Sumarti.


Kecurigaan warga menguat setelah menemukan gundukan tanah di samping rumah. Setelah dibongkar, warga menemukan jasad korban terbungkus plastik dan sudah membusuk. Diperkirakan, remaja itu sudah terkubur selama seminggu.

“Lama-lama karena curiga, saya dan teman keliling ke pekarangan rumah, ke sumur juga untuk mengecek. Enggak ada juga. Tahu-tahu tadi pagi ada yang agak aneh di pekarangannya, trus kami congkil, kok bau dan ada mayat. Enggak dalam dikubur. Kami langsung melapor ke RW,” kata Sumarti.

Warga kemudian melaporkan penemuan mayat itu kepada polisi. Polisi selanjutnya datang ke TKP. Saat olah TKP, polisi menemukan cangkul yang digunakan untuk mengubur korban.

Mayat Remaja Cilacap Dikubur Pekarangan Rumah Polisi Ibu Korban


Related Post



Loading...