Advertisement

Video Dan Foto Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya, Keceplosan Ngaku Bergairah Lihat Perempuan

Video Dan Foto  Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya, Keceplosan Ngaku Bergairah Lihat Perempuan
Tribunjabar.id
Editor: Malda Berita Viral —Senin, 18 November 2019 19:11 WIB

Terasjabar.id - Video Dan Foto  Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya, Keceplosan Ngaku Bergairah Lihat Perempuan  Sosok SN, berusia 25 tahun, sangat menjadi perhatian warga Tasikmalaya, Jawa Barat, setelah dibekuk polisi karena melakukan teror sperma kepada sejumlah perempuan.

SN sempat melawan polisi saat hendak dibawa ke Polres Tasikmalaya Kota.

Meski melawan, dia tetap tak bisa berkutik. Di kantor polisi, SN pun menceritakan pengakuannya mengapa melakukan teror sperma kepada sejumlah perempuan di Tasikmalaya.




Ekspresi SN terekam video dan foto-foto

Dilihat dari video penangkapan yang direkam wartawan Tribunjabar.id di Tasikmalaya, SN tampak mengenakan pakaian kasual. Ia mengenakan kaus santai ketika dibekuk polisi di kediaman sang paman.

Ketika ke luar pintu rumah, ekspresi si pelaku teror sperma ini menucri perhatian.

Pemuda itu ekspresi terlihat resah, pandangannya tak fokus.

Ia melayangkan pandangan ke kiri dan ke kanan ketika digiring aparat.

Dalam video dan foto-foto wartawan Tribunjabar.id, tubuh SN diapit aparat yang bertubuh tetap dan kekar, juga bertampang garang.

Saat tiba di Mapolres Tasikmalaya, si peneror sperma itu terlihat celingak-celiguk.

Mengenakan jaket ojek online, polisi menangkap pria pelaku teror sperma di Kota Tasikmalaya, Senin (17/11/2019) Siang.
Mengenakan jaket ojek online, polisi menangkap pria pelaku teror sperma di Kota Tasikmalaya, Senin (17/11/2019) Siang. (isep heri herdiansah/tribun jabar)

Terlihat pula momen saat si pelaku teror sperma di Tasikmalaya itu, dicecar oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.

SN terlihat duduk dikerumuni sejumlah orang, termasuk awak media yang merekamnya.

Saat dicecar, pelaku berkomunikasi menggunakan bahasa Sunda.

Namun, reaksinya justru di luar dugaan saat diberondong banyak pertanyaan.

Ia tampak berkelit dan terlihat santai menjawab pertanyaan seadanya. Ujungnya, ucapan dia justru mengundang riuh.

Pelaku malah meminta maaf, bukan menjawab pertanyaan yang mestinya dijelaskan.

"Saya minta maaf," katanya.

Kemudian terdengar seorang pria yang terdengar menekan si peneror sperma soal korban perempuan yang menjadi sasaran pelaku sebelumnya.


Selain itu, terlihat pula momen saat SN tampak ngotot tidak melakukan apa-apa, sambil menggelengkan kepala.

"Enggak, enggak diapa-apain Pak," ujarnya.

Pelaku (kiri) pelemparan sperma di Kota Tasikmalaya setelah ditangkap polisi, Senin (18/11/2019).
Pelaku (kiri) pelemparan sperma di Kota Tasikmalaya setelah ditangkap polisi, Senin (18/11/2019). (Tribun Jabar/Isep Heri)

Ada juga reaksinya yang tampak menunduk sambil mengaku tak tahu apa-apa.

"Enggak tahu," kata SN.

Seperti yang dilaporkan wartawan Tribunjabar.id, si peneror sperma di Tasikmalaya itu memang langsung diinterogasi oleh polisi.

Kepada polisi, SN mengaku, tak ingat perbuatan tak pantasnya itu.

"Saya tidak ingat pak, saya hanya nanya bu mau kemana, katanya lagi nunggu GoJek. Udah saya berhenti di sana," kata SN.

Selain itu, ia juga sempat menampik soal melempar sperma sembarangan kepada perempuan di jalan.

Namun, ujungnya, ia kemudian disebut keceplosan mengaku kerap bergairah saat melihat perempuan yang dianggapnya terlihat seksi.

"Memang suka begitu pak tiba-tiba begitu (orgasme)," katanya.

Polisi Menyamar Jadi Ojek Online

Mengenakan jaket ojek online, polisi menangkap pria pelaku teror sperma di Kota Tasikmalaya, Senin (17/11/2019) Siang.

Pelaku ditangkap di rumah pamannya di Kampung Cieunteng Pesantren, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Pelaku awalnya tidak melawan saat dibawa dari rumah tersebut.

Tapi dia sempat berontak saat akan dimasukkan ke dalam mobil oleh polisi.

Tangisan anggota keluarga pelaku sempat mewarnai penangkapan pelaku.

Pelaku yang ditangkap diketahui berinisial SN.

Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota, dan saat ini sedang diinterogasi polisi.

Sebelumnya Identitas Sudah Dikantongi Polisi

Ada fakta baru terkait aksi viral pelemparan sperma oleh seorang pria terhadap beberapa wanita di Tasikmalaya.

Pihak kepolisian ternyata sudah mengantongi identitas pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro berujar, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait laporan kasus itu.

Saat tulisan ini dibuat, baru ada satu korban yang melapor.

Padahal, ada belasan perempuan yang menjadi korban tindakan pelecehan seksual tersebut.

"Terduga sudah kami identifikasi. Saat ini masih melakukan pencarian terhadap yang terlapor," kata Dadang Sudiantoro, saat dijumpai di Mapolresta, Senin (18/11/2019).

Terkait identitas pelaku, ia mengaku belum bisa memastikan apakah seperti foto yang viral di media sosial Facebook.

Perlu diketahui, dalam foto yang viral itu, terduga pelaku terlihat memakai jaket dan helm berwarna gelap.

Adapun motor yang dikendarainya adalah jenis sepeda motor matic.

]"Kami masih melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut," kata Dadang.

Setelah mengantongi identitas terduga pelaku, polisi langsung bergerak.

Mereka mendatangi tempat tinggal terduga pelaku itu.

Namun sayang, yang bersangkutan tak ada ditempat.

"Kami sudah datang ke kediamannya, tapi pelaku tidak ad," ujar Dadang.

Ilustrasi - Aksi seorang pria diduga melemparkan cairan sperma ke perempuan di Tasikmalaya viral.
Ilustrasi - Aksi seorang pria diduga melemparkan cairan sperma ke perempuan di Tasikmalaya viral. (Kolase (Shutterstock via Kompas.com dan TribunJakarta.com))

Karena itu, polisi masih melakukan upaya pencarian.

Saat mendatangi lingkungan tempat tinggal terduga pelaku, polisi mengaku mendapatkan juga informasi dari keluarga.

Berdasarkan keterangan keluarga, terduga pelaku memang kurang disenangi.

Selain itu, pria pelempar cairan diduga sperma tersebut kerap berbuat onar.

"Begitu juga berdasar keterangan pihak keluarga terlapor, diakui memang anaknya tersebut kurang disenangi di daerahnya dan dikenal pembuat onar," kata Dadang.

Terkait pelaporan, polisi mengaku masih menunggu seandainya masih ada korban lain.

Jika ada korban lain, dipersilakan untuk melapor secara resmi ke Polres Tasikmalaya Kota.

"Jika ada korban lain, kami tunggu laporannya di Polres Tasikmalaya Kota," ujar Dadang.(Tribunjabar.id)



Teror Sperma Sperma Kota Tasikmalaya Bujangan Cihideung Kampung Cieunteng Pesantren Kelurahan Argasari Kronologi


Related Post



Loading...