Advertisement

Nasib Pembentukan Kecamatan Nyalindung Masih Menggantung

Nasib Pembentukan Kecamatan Nyalindung Masih Menggantung
(Jabar Ekspres : Google)
Editor: Epenz Teras KBB —Minggu, 17 November 2019 11:25 WIB
Terasjabar.id, Ngamprah - Rencana pembentukan Kecamatan Nyalindung sebagai kecamatan baru di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menemui kendala. 

Hingga saat ini, baru empat desa yang menyetujui rencana pemekaran wilayah tersebut yakni Desa Nyalindung, Cirawamekar, Sumurbandung dan Cempakamekar, sedangkan sisanya masih belum setuju.

"Setelah kita kaji dalam musyawarah desa (Musdes) dan ternyata hasilnya baru empat desa yang sudah setuju untuk bergabung di satu Kecamatan Nyalindung," ujar Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda KBB Hendra Trismayadi, Minggu (15/11/2019).

Nantinya, Kecamatan Nyalindung akan meliputi 11 desa di enam kecamatan. Desa yang akan masuk ke wilayah Kecamatan Nyalindung antara lain Desa Sadangmekar di Kecamatan Cisarua, Desa Cipada, Mandalasari, dan Mekarjaya di Kecamatan Cikalongwetan, Desa Sirnajaya di Kecamatan Cipeundeuy.

Kemudian, ada Desa Bojongkoneng di Kecamatan Ngamprah, Desa Nyalindung, Cirawamekar, dan Sumurbandung di Kecamatan Cipatat, serta Desa Campakamekar dan Tagogapu di Kecamatan Padalarang.

"Karena ada warga yang tidak ingin mengganti KTP, itulah salah satu alasannya. Tapi kami akan terus melakukan sosialisasi hingga Desember karena pembentukan Kecamatan Nyalindung ini akan lebih bagus ke pelayanan," katanya.

Dalam melakukan sosialisasi ke desa yang belum setuju, pihaknya akan bertemu dengan para tokoh di desa-desa tersebut untuk berdiskusi agar saat musdes nanti, mereka bisa setuju untuk pembentukan Kecamatan Nyalindung.

Menurut Hendra, adanya rencana pembentukan kecamatan baru ini tujuannya untuk mendekatkan pelayanan masyarakat karena di wilayah itu ada beberapa desa yang jaraknya untuk menuju kecamatan terlalu jauh. 

"Kita upayakan, mudah-mudahan akhir desember ini kita menyelesaikan musdes dengan desa-desa yang akan gabung. Kami juga akan diskusi dengan para tokoh agar disetujui oleh semua desa," ucapnya.

Ia mengatakan, terkait pembentukan kecamatan baru tersebut aturannya sudah tertuang dalam UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP Nomor 17 tahun 2018 tentang Kecamatan. 

"Jadi salah satu syarat pembentukan kecamatan baru berdasarkan PP Nomor 17 tahun 2018 itu harus musdes karena nantinya akan bergabung dalam satu kecamatan," tandasnya. (SDK)
(Tim Redaksi/SDk)

Kecamatan Nyalindung kecamatan baru Kabupaten Bandung Barat


Related Post



Loading...